Breaking News:

Penculikan di Jalan Pulau Saelus Denpasar Viral, Jero Wiratni: Anak Saya Diincar Sejak 4 Bulan Lalu

Penculikan di Jalan Pulau Saelus Denpasar Viral, Jero Wiratni: Anak Saya Dinncar Sejak 4 Bulan Lalu

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Aloisius H Manggol
Kolase Tribun Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perisitiwa penculikan terhadap anak di bawah umur viral di media sosial.

Kejadian penculikan itu terjadi di Denpasar, Senin (21/10/2018) sore.

AASS (17) diculik oleh pelaku bernama Hasan Halhadat (33) di Gang Trijata, Banjar Tengah, Sesetan, Denpasar sekitar pukul 17.00 WITA.

Baca: Demi Berfoya-foya, Ni Luh Dentri Nekat Lakukan Hal Tak Terpuji ini Berulang Kali

Baca: Akbar Daeng Ampuh Tewas, Iwan Lili Kaget Tubuh Sahabatnya Tak Bergerak

Saat diwawancarai tribun-bali.com, Jero Wiratni (47) Ibu korban mengaku masih shock dengan kejadian kemarin

Ia menuturkan, saat perisitiwa terjadi, dirinya berada di rumah dan disampaikan oleh cucunya bahwa dirinya melihat korban dibawa oleh pelaku saat tengah bermain karet gelang dan diiming-imingi minuman.

Jero Wiratni memberikan penjelasan kepada awak media di rumahnya, Selasa (23/10/2018) siang tadi.
Jero Wiratni memberikan penjelasan kepada awak media di rumahnya, Selasa (23/10/2018) siang tadi. (Tribun Bali/Busrah Ardans)

"Saya di sini (di rumah) terus ini cucu saya kasih tau kalau (S) dibonceng orang. Langsung saya bawa motor kejar pelaku. Saya belok Pasar Pedungan Jalan Pulau Saelus dan lihat pelaku isi bensin karena kebetulan dia kehabisan bensin," kata Wiratni di rumahnya, Gang 348, Banjar Tengah, Sesetan, Selasa (23/10/2018) siang tadi .

Sesaat memergoki pelaku, Wiratni sempat memberikan beberapa pertanyaan kepada pelaku yang kemudian membuat pelaku tidak bisa menjawabnya.

Baca: Akbar Daeng Ampuh Tewas di Lapas, Setir Pembunuhan Satu Keluarga, Kerap Dikunjungi ABG Cantik

Baca: Pernikahan Tak Direstui Lantaran Baru Kenalan Sehari, Remaja ini Hajar Paman Istrinya di Buleleng

"Saya tanya sama pelaku, pak mau dibawa ke mana ini anak kecil pak? Terus dijawab mau ta anterin pulang kata dia begitu. Terus ta tanya lagi bapak tau rumahnya? Orangtuanya? Tidak ngomong. Akhirnya saya bilang sini KTP bapak, dan kunci motor. Saya ibunya anak ini. Apa maksud bapak bawa anak saya ke sini?," kata Wiratni sambil memeragakan tangannya.

Setelah itu Wiratni kembali memberikan pertanyaan, bahwa mengapa pelaku membawa anak ini ke sana, kemudian dijawabnya mau diajak jalan-jalan.

"Setelah itu saya adu mulut sama dia dan ta pegang kerah bajunya dan ta tampar dia. Terus dia bilang kok ibu kasar sama saya? Iya ta jawab karena bapak kurang ajar bawa anak orang gak bilang-bilang. Ini modus penculikan," jelas Wiratni merincikan peristiwa tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved