Ngopi Santai

Apakah Tanaman Bisa Mendengar Manusia? Begini Menurut Penjelasan Sains

Dirinya percaya bahwa makhluk hidup, termasuk tanaman seperti bunga anggrek itu, juga memiliki energi hidup

Apakah Tanaman Bisa Mendengar Manusia? Begini Menurut Penjelasan Sains
plantrescue.com
Ilustrasi - Bunga Anggrek 

Karena itu, selama sekitar 9 bulan mengandung, Bu Suryani 'mengkompensasi' hilangnya kesempatan tidur itu dengan rutin bermeditasi setiap hari pada pagi dan malam hari.

Kalau gak salah, pengakuan Prof Suryani itu juga sudah dia tuangkan pada bukunya yang berjudul Menembus Pancaran Mata Ibu; Kutemukan Diriku Kembali  yang diterbitkan tahun 2010.

Eh maaf....kok saya jadi melebar-lebar, keluar dari topik tentang doa dan makhluk hidup. Oke, kembali ke laptop !

Nah, tentang apakah tumbuhan bisa merespon getaran atau vibrasi energi yang dipancarkan oleh lingkungan sekitarnya (termasuk manusia), buku The Secret Life of Plants (1973) yang ditulis Peter Tompkins dan Christopher Bird menjelaskan hal itu.

Setelah melakukan sejumlah percobaan, keduanya menyimpulkan bahwa tanaman juga memiliki kemampuan merasakan (sentience) atau memiliki "emosi" sebagaimana makhluk hidup lainnya seperti manusia dan binatang.

Memang klaim itu kemudian memantik kontroversi luas, dan bahkan dianggap pseudo-sains (setengah klenik) oleh para ahli biologi tumbuhan.

Namun, kedua penulis menjawab, sains selama ini tidak peduli pada "apa (energi) yang membuat tanaman hidup", kecuali hanya hirau pada unsur materi dari tanaman.

Percobaan oleh Peter Tompkins dan Christopher Birds ini sebetulnya diinspirasi oleh eksperimen jauh sebelumnya dari ahli fisiologi dan fisikawan tanaman India, Jagadish Chandra Bose, yang dituangkan dalam bukunya The Nervous Mechanism of Plants (Mekanisme Syaraf Tumbuh-tumbuhan).

Chandra Bose bahkan berpendapat lebih jauh.

Setelah serangkaian eksperimennya, dia berhipotesa bahwa tanaman bisa “merasakan” rasa sakit dan memahami kasih sayang, termasuk merespon alunan musik.

Halaman
1234
Penulis: Sunarko
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved