Raih Penghargaan Platinum SNI Award, Petrokimia Gresik Salah Satu Industri Penerap SNI Terbaik

Prestasi yang luar biasa bagi PT Petrokimia Gresik dalam membangun perusahaan berkelas

Raih Penghargaan Platinum SNI Award, Petrokimia Gresik Salah Satu Industri Penerap SNI Terbaik
Istimewa

Penerapan SNI, lanjut dia, membantu penjualan komersial dengan mengandalkan kualitas produk yang prima, untuk mengantisipasi persaingan harga yang sengit, termasuk menghadapi impor dengan kondisi eksternal yang semakin dinamis.

Hasil nyata yang tampak adalah meningkatnya penjualan ekspor pada tahun 2017 sebesar 100 persen dibandingkan tahun 2016.

“Dampak lain dari SNI adalah penjualan gypsum untuk produk non pupuk. Dimana sejak diterbitkan tahun 2016 kuantum penjualan meningkat menjadi 20 persen pada tahun 2017, dengan konsumen terbesar adalah industri semen baik perusahaan dalam negeri maupun multi nasional.

Hal tersebut merupakan indikasi dari kepercayaan konsumen terhadap produk PT Petrokimia Gresik yang ditunjukan oleh menurunnya jumlah keluhan terhadap produk,” jelas Nugroho.

Petrokimia Gresik diketahui menerapkan SNI yang bersifat wajib maupun sukarela untuk 21 produk Petrokimia Gresik.

Sertifikat Sistem Manajemen Mutu yang diraih meliputi Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001, Sistem Manajemen Mutu Lingkungan SNI/ISO 14001, SMK3 (PP 50/2012), Standar Manajemen Halal (HAS 23000), Standar Manajemen Keamanan Pangan (SNI ISO 22000), SNI ISO/IEC 17025:2008, Sistem Manajemen Energi sesuai dengan PP No.09-2009, serta Sistem Manajemen Keamanan Pelabuhan.

Selain menerapkan SNI, perusahaan ini juga aktif ikut serta mengembangkan SNI, diantaranya pada tahun 2015 menjadi konseptor perubahan SNI Gypsum (SNI 15-0715-1989) menjadi SNI Gipsum Buatan (SNI 0715 : 2016).

Pada tahun 2017, PT Petrokimia Gresik menjadi konseptor perubahan SNI Kapur untuk Pertanian (SNI 02-0482-1998) terkait dengan perubahan persyaratan mutu yang mengakomodir persyaratan mutu lingkungan hidup.

Dan pada tahun 2018, PT Petrokimia Gresik bersama dengan Balai Tanah Kementerian Pertanian menjadi konseptor penyusunan SNI Pupuk Organik Padat.

SNI tersebut diusulkan untuk melindungi konsumen terhadap produk pupuk organik yang beragam.

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved