Dihantam Yamaha Vixion, Nyawa Pekak Ketut Kenyab Melayang, Terpental 5 Meter

Dihantam Yamaha Vixion, Nyawa Pekak Ketut Kenyab Melayang, Terpental 5 Meter

Dihantam Yamaha Vixion, Nyawa Pekak Ketut Kenyab Melayang, Terpental 5 Meter
net
Ilustrasi- foto tak terkait berita. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - I Ketut Kenyab (78) meninggal dunia di tempat usai diseruduk sepeda motor yang dikendarai Putu Redita Budiasa (26) di Jalan Raya Denpasar-Singaraja KM 42.2, Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Tabanan, Sabtu (27/10/2018) sekitar pukul 17.30 Wita.

Bahkan, korban pun sempat terpental kurang lebih sejauh 5 meter.

Pekak Kenyab akhirnya tewas saat perjalanan menuju rumah sakit terdekat dari TKP.

Baca: Aksi Penculikan di Bali Kembali Digagalkan Warga, Pelaku Tak Berdaya Diamuk Massa

Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari menuturkan, awalnya Pekak Kenyab datang dari salah satu rumah kerabatnya.

Kemudian, ia hendak pulang dan menyeberang jalan raya Denpasar-Singaraja.

Namun, ketika hendak menyebrang korban justru ragu-ragu karena lalu lintas cukup padat.

Baca: Gadis 16 Tahun ini Ngaku Dirudapaksa Paman, Sepupu, Hingga Ipar

"Keterangan saksi, korban sempat ragu-ragu menyeberang," katanya, Minggu (28/10).

Dia melanjutkan, pada saat menyeberang, pengendara motor justru datang dari arah selatan (Denpasar) dengan kecepatan tinggi.

Dan kecelakaan tak bisa terhindarkan, hingga mengakibatkan korban dan juga pengendara sempat terpental.

Baca: Ternyata Video HT Polantas yang Dirampas Pengendara Berbuntut Panjang, Begini Nasib Sang Pria Arogan

"Karena dengan kecepatan tinggi, pengendara tak bisa mengontrol hingga menabrak pejalan kaki. Dan mereka sempat terpental," ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, baik korban maupun pengendara juga mengalami luka-luka yant cukup parah.

Seperti pengendara, Budiasa mengalami luka patah tertutup pada bahu kanan, lecet pada punggung tangan kanan/kiri, dan dalam keadaan sadar serta sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat.

Baca: Digantung Hingga Tewas, Prabu Pathmanathan Beri Pesan Terakhir, Ingin Sadarkan Orang Lewat ini

Sementara, korban Pekak Kenyab mengalami luka terbuka pada kepala belakang sebelah kanan, lecet pada punggung tangan kanan, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia pada saat perjalanan menuju Rumah Sakit.

AKP Kalpika kemudian menegaskan, peristiwa pengendara sepeda motor menabrak seorang pejalan kaki disebabkan kelalaian dari pengendara.

Sebab, saat masuk ke kawasan pemukiman penduduk, pengendara sepeda motor justru memacu kendaraannya dengan sangat cepat tanpa memperhatikan sekitar.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved