Ketua BTB Dilaporkan ke Polda , Dituding Buat Kesepakatan dengan Mafia China

Kasus mengenai apa yang disebut anggota dewan sebagai ‘Bali dijual murah’ oleh pengusaha China berbuntut ke polisi

Ketua BTB Dilaporkan ke Polda , Dituding Buat Kesepakatan dengan Mafia China
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
NAIK JUKUNG - Turis Cina mendominasi kunjungan di Pantai Kelan, Badung, Selasa pekan lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus mengenai apa yang disebut anggota dewan sebagai ‘Bali dijual murah’ oleh pengusaha China berbuntut ke polisi.

Ada enam nama yang dilaporkan ke Polda Bali dengan laporan penggunaan lambang Burung Garuda di stempel toko serta mempekerjakan tenaga kerja asing yang dituding ilegal.

Anggota DPRD Bali, Nyoman Tirtawan resmi melaporkan beberapa pihak ke Polda Bali.

Selain jaringan pengusaha ilegal China, Tirtawan juga melaporkan Ketua BTB yang dianggap melindungi aktivitas mafia China dengan membuat kesepakatan.

Laporan itu dengan nomor 01-LAPDU/X/2018, pada 29 Oktober 2018.

Surat ditujukan ke Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose, pelapor adalah Ketua Dewan Pembina LSM-FPMK dan Nyoman Tirtawan selaku Anggota DPRD Bali.

Laporannya adalah dugaan tindak pidana di wilayah Bali.

Dijelaskan dalam surat itu, Bali sebagai destinasi pariwisata sangat bergantung dengan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Serta nama baik Bali mesti dijaga di mata dunia.

Untuk itu diharapkan Polda Bali bisa melakukan penyelidikan, terkait adanya tindak pidana, oleh pelaku wisata dan oknum warga China di Bali.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved