Nedauh Mercure Datangi Kantor Gubernur Bali, Terkait Pembongkaran Lapak di Pantai Mertasari

Paguyuban pedagang Nedauh Mercure, Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 07.30 WITA mendatangi Kantor Gubernur Bali

Nedauh Mercure Datangi Kantor Gubernur Bali, Terkait Pembongkaran Lapak di Pantai Mertasari
Tribun Bali/Putu Supartika
Pedagang Pantai Mertasari mendatangi Kantor Gubernur Bali, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - 25 orang pedagang Pantai Mertasari, Sanur yang tergabung dalam paguyuban pedagang Nedauh Mercure, Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 07.30 WITA mendatangi Kantor Gubernur Bali.

Kedatangan mereka adalah untuk melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, dan menyampaikan aspirasi mereka terkait akan dibongkarnya lapak tempat berjualan mereka.

Perwakilan pedagang sebanyak 10 orang bertemu dengan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Pedagang yang tergabung dalam paguyuban bernama Nedauh Mercure ini meminta perpanjangan dan solusi agar tetap bisa berdagang.

Diketahui sebanyak 17 kelompok pedagang kaki lima yang menempati bangunan di kawasan Pantai Mertasari, Sanur di-warning Satpol PP Bali agar segera angkat kaki dari tempatnya berjualan.

Terakhir pada Senin (29/10/2018) kemarin, para pedagang ini telah menerima surat perintah (SP) III.

"Kami minta audiensi ketemu langsung Pak Gubernur Koster. Kami berusaha sekuatnya semoga bisa didengar aspirasi kami langsung oleh Pak Gubernur," Ketua Kelompok I Nyoman Gede Ary Wirawan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved