Tak Ada Penggusuran Hari Ini, Pedagang Mertasari Diberi Tenggang Waktu Hingga 31 Desember 2018

Ne Dauh Mercure audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, dan menyampaikan aspirasi mereka terkait akan dibongkarnya lapak pedagang

Tak Ada Penggusuran Hari Ini, Pedagang Mertasari Diberi Tenggang Waktu Hingga 31 Desember 2018
Tribun Bali/Putu Supartika
Audiensi Pedagang Ne Dauh Mercure Mertasari dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 25 orang pedagang yang berjualan di Pantai Mertasari Sanur dan tergabung dalam paguyuban Ne Dauh Mercure mendatangi Kantor Gubernur Bali, Selasa (30/10/2018).

Kedatangan mereka adalah untuk audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, dan menyampaikan aspirasi mereka terkait akan dibongkarnya lapak pedagang sesuai surat peringatan (SP) III dari Satpol PP Provinsi Bali.

Dalam pertemuan tersebut, 10 orang perwakilan pedagang bertemu dengan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dari hasil audiensi tersebut untuk hari ini, Selasa (30/10/2018) tidak ada penggusuran lapak milik pedagang.

"Kami diberikan perpanjangan waktu dari Pak Gubernur hingga 31 Desember 2018. Kami telah menyampaikan secara terus terang terkait waktu dari sejak keluarnya SP I hingga SP III sebanyak 11 hari," kata Sekretaris Paguyuban Pedagang, IB Sedana.

Batas waktu sampai akhir Desember ini dengan pertimbangan barang-barang yang dimiliki bisa dilepas.

"Keterampilan kami berbahasa asing setengah saja dan tidak menggunakan grammer, dan ini telah berlanjut berpuluh tahun, tidak mungkin kami beralih profesi," imbuhnya.

Menurutnya, Koster juga berjanji akan mencarikan alternatif lain.

Ada juga tawaran akan diberikan semacam uang pindah, akan tetapi para pedagang mempertimbangkan untuk kelanjutan kedepannya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved