Breaking News:

Bawa Sabu-Sabu dan Puluhan Butir Ekstasi, Ari Hendro Dituntut 13 Tahun Penjara

Ari Hendro Yanto (41) hanya bisa menunduk saat mengetahui dirinya dituntut 13 tahun penjara

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ari Hendro Yanto (41) hanya bisa menunduk saat mengetahui dirinya dituntut 13 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (31/10/2018) di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali.

Pria pedagang nasi ini dituntut, lantaran melakukan tindak pidana narkotik, yakni menguasai sabu-sabu dan puluhan butir pil ekstasi.

Menanggapi tuntutan itu, terdakwa yang didampingi tim penasihat dari Pos Bantuan Hukum Peradi akan mengajukan pembelaan tertulis.

Nota pembelaan akan dibacakan pada sidang pekan depan.

"Terimakasih Yang Mulia. Menanggapi tuntutan dari jaksa, kami mewakili terdakwa mengajukan pembelaan tertulis," ujar Fitra Octora selaku anggota tim penasihat hukum kepada majelis hakim pimpinan Dewa Budi Watsara.

Sementara dalam pembacaan surat tuntutan, Jaksa Ika Lusiana Fatmawati menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana narkotik.

Yaitu tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman.

Oleh karena itu, Ari Hendro dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik, sebagaimana dakwaan kedua.

"Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Ari Hendro Yanto dengan pidana penjara selama 13 tahun. Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara. Perintah tetap ditahan," tegas Jaksa Ika Lusiana.

Pula, selain dituntut pidana badan, jaksa juga menuntut terdakwa Ari Hendro dengan tambahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved