Energi Baru Terbarukan Bisa Hemat Hingga 50 Persen, BLU Sosialiasi Energi ke Pemda

P3TKEBTKE melakukan sosialisasi jasa layanan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) kepada pemerintah daerah

Energi Baru Terbarukan Bisa Hemat Hingga 50 Persen, BLU Sosialiasi Energi ke Pemda
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE), Yunus Saefulhak di sela-sela sosialisasi di Badung, Kamis (1/11/2018). 

Untuk itu, sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi pemda, untuk mencari potensi EBT di daerahnya sehingga mendapatkan energi yang suistainable.

“Seperti di Nusa Penida, kalau angin dan biogas bisa dioptimalkan. Setelah dilakukan FS dan ditentukan keekonomiannya, maka biogas kemudian dijajakan bersama-sama ke investor. Kemudian dikerjasamakan dengan Perusda, BLU, dan badan usaha,” ujarnya.

Yunus mengatakan rincian biaya selama pembuatan FS, dan penentuan harga keekonomiannya beragam tergantung dari energi apa yang diteliti.

“Kalau EBT untuk hidro itu sekitar Rp 1,7 miliar lah. Kalau tenaga angin di bawah Rp 1 miliar, nah kalau energi matahari lebih murah cukup Rp 500 juta saja,” jelasnya.

Lanjutnya, hal ini sesuai dengan target penggunaan EBT di Indonesia pada 2025 yang diharapkan minimal 23 persen.

“EBT di Indonesia ini berlimpah bahkan katanya 400 Giga Watt cadanganya, sekarang kan baru terlaksana 3 persennya saja. Jadi kalau mencari 100 persen, peluangnya masih banyak sekali,” tegasnya.

Hal ini baginya harus digaungkan, karena energi fosil akan habis dan semakin menipis.

Ia mengamini bahwa teknologi EBT identik dengan biaya mahal.

“Saya kira memang teknologi EBT masih mahal. Tapi saya kira ke depan, EBT energi matahari sudah mulai turun kok harga teknologinya apalagi kalau masif digunakan pada rooftop rumah tangga atau perkantoran,” katanya.

Apalagi dengan mengembangkan EBT, lebih mudah meminjam funding dari dana internasional dengan sistem soft loan dan bunga ringan di bawah 3 persen.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved