Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi Berharap Bisa Kembangkan Prodi Takaran Obat Usada

Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi berharap bisa mengembangkan jurusan atau program studi mengenai takaran obat dalam ilmu kesehatan usada

Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi Berharap Bisa Kembangkan Prodi Takaran Obat Usada
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi), Ida Bagus Putra Suta S.Ag., M.Si saat ditemui oleh media pada Jumat (02/11/2018) lalu. 

Laporan jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fakultas Kesehatan Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi) berharap bisa mengembangkan jurusan atau program studi mengenai takaran obat dalam ilmu kesehatan usada.

Saat ini fakultas tersebut baru memiliki satu program studi yakni Program Studi Kesehatan Ayurweda.

"Nanti coba lagi buat, mudah-mudahan bisa kekhususan tentang obatnya sendiri, ramuannya sendiri," kata Ida Bagus Putra Suta selaku Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi saat ditemui Tribun Bali, Jumat (2/11/2018).

Jadi dengan adanya program studi tersebut nantinya takaran obat dalam kesehatan usada bisa lebih terformat.

"Kalau untuk di Bali kan nggak ada (takaran resminya) itu, takarannya jumput. Satu jumput, dan dua jari gitu. Tidak ada gram-gramannya," jelasnya.

Dengan adanya program studi yang baru, nantinya bisa dianalogikan perkiraan ukuran tersebut.

"Satu jumput, satu gemel, satu sangkop itu berapa sih banyaknya," katanya.

Sementara itu, dalam Jurusan Kesehatan Ayurweda pada tahun ini baru meluluskan mahasiswa sebanyak 11 orang. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved