Pohon Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang, Timpa Rumah dan Pelinggih Pura di Nusa Penida

Pohon beringin yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Banjar Gelagah, Desa Bungamekar, Nusa Penida, tumbang

Pohon Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang, Timpa Rumah dan Pelinggih Pura di Nusa Penida
Istimewa
Pohon beringin yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Banjar Gelagah, Desa Bungamekar, Nusa Penida, tumbang, Minggu (4/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pohon beringin yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Banjar Gelagah, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, tumbang, Minggu (4/11/2018).

Pohon beringin berukuran besar yang tumbuh di halaman Pura Bukit Buluh itu, tumbang hingga menimpa rumah warga dan merusak pelinggih pura.

Klian Banjar Gelagah, I Nengah Darmawan mengungkapkan, kejadian pohon tumbang itu terjadi Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 01.00 WITA.

Sebelum kejadian, terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

"Terakhir di Nusa Penida itu hujan bulan Agustus lalu, dan semalam hujan turun lagi. Awalnya gerimis sekitar jam 8 malam, tapi saat tengah malam hujan sangat deras disertai angin kencang dan petir," ungkap Darmawan saat dihubungi melalui telepon, Minggu (4/11/2018).

Namun, hujan yang dinanti-nanti warga itu, justru menyebabkan bencana.

Sekitar pukul 01.00 WITA, pohon beringin yang tumbuh di halaman Pura Bukit Buluh, Desa Bunga Mekar tiba-tiba roboh.

Robohan pohon itu menimpa kediaman Wayan Wastra, yang letaknya di sisi timur pura.

Saat kejadian itu, I Wayan Wastra tidur bersama anaknya, Komang Widiana.

Keduanya pun seketika kaget dan terbangun dari tidurnya, ketika ada tumbangan pohon berukuran besar menimpa atap rumah mereka.

Beruntung kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa atau luka-luka, namun menyebabkan kediaman Wayan Wastra mengalami kerusakan parah.

"Selain menimpa rumah, ada satu pelinggih dan tembok di area Pura yang juga rusak tertimpa tumbangan pohon itu," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, pihak pengepon pura telah berkoodinasi dengan Perbekel, Camat dan BPBD Klungkung untuk evakuasi tumbangan pohon.

"Setelah koordiansi, BPBD Klungkung baru bisa ke lokasi tumbangan pohon, Senin (5/11/2018) esok. Kerugian dari musibah ini belum bisa kami hitung," ungkapnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved