Serba Serbi

Pura Agung Manik Batu, Dibangun 1873, Pernah Hilang dan Bangkit Kembali Pada Umanis Galungan 2006

Pura ini bernama Pura Agung Manik Batu yang berada di kawasan Subak Kerdung, Desa Pakraman Pedungan, Denpasar

Pura Agung Manik Batu, Dibangun 1873, Pernah Hilang dan Bangkit Kembali Pada Umanis Galungan 2006
Tribun Bali/Putu Supartika
Pura Agung Manik Batu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pura ini bernama Pura Agung Manik Batu yang berada di kawasan Subak Kerdung, Desa Pakraman Pedungan, Denpasar.

Jaraknya hanya 1 kilometer masuk ke arah selatan dari Jalan Pulau Bungin.

Menurut Pekaseh Subak Kerdung, Wayan Tama ketika ditemui Tribun Bali, Minggu (4/11/2018) siang, pura ini awalnya dibangun tahun 1873 oleh para leluhurnya.

Lama tak terawat, pura ini pun capuh (hilang).

"Pada tahun 2006 pura ini muncul kembali berupa pondasi, tanpa sengaja tepatnya pada Umanis Galungan, tanggal 4 Mei 2006," katanya.

Adalah Jro Mangku Nyoman Dauh yang kini jadi pemangku di sana yang menemukan kembali pura ini.

Ketika ia menggarap sawah miliknya yang terletak di antara jalan dan sungai, tanpa sengaja ia mendapati bebaturan atau pondasi sanggah segiempat.

"Saya menggarap sawah di telajakan antara jalan dan sungai nanam kacang tanah. Setelah nanam saya bersihkan areal tersebut dan bikin gundukan. Waktu bersih-bersih saya tidak ada menemukan batu bata di sana. Setelah kacang itu berumur 1 bulan saat mau ngairin kacang tanah saya mencangkul di sana. Kedalaman 10 cm cangkul saya kena batu. Ketika saya gali ada bebaturan segiempat. Itu pas Manis Galungan," katanya.

Ia memanggil setiap orang yang lewat untuk melihat tapi tak ada yang mau lihat.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved