Diamankan di Gilimanuk, Petugas Temukan 150 Pil di Tas Wanita ini, Ternyata Idap Penyakit Mematikan

Diamankan di Gilimanuk, Petugas Temukan Ratusan Pil di Tas Wanita ini, Ternyata Idap Penyakit Mematikan

Diamankan di Gilimanuk, Petugas Temukan 150 Pil di Tas Wanita ini, Ternyata Idap Penyakit Mematikan
Istimewa
Petugas Imigrasi Kelas II Singaraja saat mendeportasi SN ke negara asalnya di Uganda, melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Minggu (4/11/2018) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seorang warga negara asing (WNA) asal Uganda berinisial SN (28), dideportasi oleh pihak Imigrasi Kelas II Singaraja lantaran tidak mengantongi passport saat datang ke Bali.

Pendeportasian ini dilakukan pada Minggu (4/11/2018) malam melalui Bandara Internasional Ngurah Rai.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, Thomas Aris Munandar saat dikonfirmasi Senin (5/11/2018) mengatakan, SN ditangkap oleh pihaknya sekitar empat minggu yang lalu.

Baca: Usai Lepas Landas, Pesawat AirAsia Minta Kembali Mendarat di Bandara Ngurah Rai, Ini yang Terjadi

Wanita itu diamankan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

Saat diperiksa oleh petugas Pos Imigrasi di Gilimanuk, wanita tersebut hanya mampu menunjukan visa kunjungan dengan nomor 2A1424AA0141-S, yang masa berlakunya telah habis per 11 Oktober 2018.

Berdasarkan hasil interogasi, SN datang ke Indonesia untuk bisnis jual beli pakaian.

Baca: Dikira Tertidur, Ternyata Tentara ini Meninggal Dunia, Tubuh Serka Made Suastika Dikerumuni Lalat

Pakaian itu dibeli dari Jakarta, untuk dijual ke Negara asalnya.

Ia datang ke Bali hanya untuk berkunjung, tanpa membawa paspor.

"Proses deportasi memang cukup lama, karena kami menunggu paspor-nya yang diurus teman WNA ini, agar bisa berangkat ke Uganda. Setelah itu turun, kami harus membelikan tiket yang bersangkutan untuk ke Uganda. Dan untuk mendapatkan tiketnya juga lama, sehingga Minggu kemarin bisa dideportasi," kata Thomas.

Baca: Viral di Medsos, Dua Lelaki Diamuk Massa di Ubud, Dikira Maling Ternyata Begini Fakta Sebenarnya

Thomas mengungkapkan, saat SN ditangkap, pihaknya menemukan sekitar 150 butir obat yang disimpan oleh SN didalam tasnya.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved