Kejari Periksa 24 Saksi Sekaligus, Terkait Dugaan Korupsi Biogas di Nusa Penida

Kejari melakukan pemeriksaan terhadap 24 saksi sekaligus terkait kasus dugaan korupsi pengadaan instalasi biogas di Nusa Penida tahun 2014

Kejari Periksa 24 Saksi Sekaligus, Terkait Dugaan Korupsi Biogas di Nusa Penida
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kasi Intel Kejari Klungkung, I Gusti Ngurah Anom Sukawinata. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kantor Kejari Klungkung tampak ramai, Rabu (7/11/2018) pagi.

Penyebabnya, Kejari melakukan pemeriksaan terhadap 24 saksi sekaligus terkait kasus dugaan korupsi pengadaan instalasi biogas di Nusa Penida tahun 2014.

Dari 24 saksi yang diperiksa itu, satu di antaranya Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada.

"Setelah kami menetapkan tersangka, selanjutnya kami periksa lagi saksi-saksi terkait kasus ini. Hari ini (kemarin, red) dijawalkan memeriksa 24 saksi," ujar Kasi Intel Kejari Klungkung, I Gusti Ngurah Anom Sukawinata.

Pemeriksaan saksi itu dilaksanakan tertutup pukul 09.00 Wita di ruang pemeriksaan Kantor Kejari Klungkung.

Dari 24 orang yang diperiksa, hadir menjalani pemeriksaan Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada yang tahun 2014 lalu sebagai Kepala Badan Pemerdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, dan KB.

Putu Widiada pula berperan sebagai kuasa pengguna anggaran dalam proyek instalasi pemasangan biogas di Nusa Penida.

"Di antaranya memang kita juga mintai keterangan Putu Widiada, termasuk semua saksi yang pernah kita mintai keterangan sebelumnya. Saat ini kita masuk penyidikan khusus, setelah adanya penetapan tersangka," jelas Gusti Anom.

Dalam kasus ini, Kejari dari awal setidaknya memeriksa total 70 saksi.

Nantinya semua saksi itu akan diperiksa secara maraton, termasuk pemeriksaan tiga tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved