Karyawan Restoran di Canggu Caci Maki Polisi di Facebook, Terancam Denda Rp 1 Miliar

Karyawan Restoran di Canggu Caci Maki Polisi di Media Sosial Terancam Denda Rp 1 Miliar

Karyawan Restoran di Canggu Caci Maki Polisi di Facebook, Terancam Denda Rp 1 Miliar
DOK Polresta Denpasar
Nasipudin selaku pemilik akun facebook Gibran Firdaus diamankan di Polresta Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satreskrim Polresta Denpasar berhasil menangkap Nasipudin selaku pemilik akun facebook Gibran Firdaus.

Pemuda kelahiran Tampes, Lombok Utara, 20 September 1996 itu menghina dan mencemarkan nama baik institusi Polri melalui media sosial Facebook.

Penghinaan yang dilakukannya itu yakni pada Rabu, (7/11/2018) sekitar pukul 19.16 Wita.

Baca: Kasus Maria Ozawa di Kantor Imigrasi Denpasar Berbuntut Panjang, Oknum yang Minta Foto Akan Dituntut

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian hinaan tersebut artinya Polisi suruh ke rumah saya akan dipotong lidahnya.

Pelaku juga memaki institusi kepolisian dalam kolom komentarnya.

Ditemukannya komentar semacam itu yang merendahkan institusi Polri ditanggapi serius oleh pihak kepolisian.

Baca: Cewek ABG ini Kerap Dekati Bule Pria yang Mabuk di Legian, Tanpa Disadari Si Cewek Lakukan Hal ini

Tim Opsnal Unit IV dibantu Unit 1 Reskrim Polresta Denpasar langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan itu akhirnya diketahui yang bersangkutan bekerja di Hotel dan Restoran Serenity Eco Guest House & Yoga di Canggu, Kuta Utara, Badung.

"Setelah ditanya yang bersangkutan mengaku bernama Nasipudin alias Gibran Firdaus dan mengakui semua perbuatannnya," kata Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan.

Baca: Siapa Sangka, Wanita Asal Tejakula ini Mampu Gasak Motor Dalam Hitungan Menit

Polisi juga telah melakukan penyitaan barang bukti berupa sebuah HP merk Samsung, kartu AS no 0853373*****, dan KTP atas nama pelaku.

Kini pelaku dikenakan pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (3) UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU no. 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana penjara 4 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved