Guru Besar Hukum UGM Beri Wawasan Terkait Kasus Korupsi di Sektor Sumber Daya Alam

Menurutnya, kasus korupsi menyasar sektor Sumber Daya Alam yang mengarah ke korporasi menjadi permasalahan yang wajib diketahui saat ini

Guru Besar Hukum UGM Beri Wawasan Terkait Kasus Korupsi di Sektor Sumber Daya Alam
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Ikahi Bali saat berfoto bersama dengan Prof Dr Eddy O.S Hiariej, S.H., M.Hum., di Ruang Kertha Gosana Lantai III, Gedung Sekretariat Pemda, Kantor Bupati, Kabupaten Badung pada Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Acara Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) Bali bertempat di Ruang Kertha Gosana Lantai III Gedung Sekretariat Pemda, Kantor Bupati, Kabupaten Badung, pada Rabu (14/11/2018).

Ikahi mengundang Guru Besar (Dosen) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Dr Eddy O.S Hiariej, S.H., M.Hum.

Ketua Panitia acara Ikahi, Budi Santoso, S.H., M.H., mengatakan, Prof Eddy dipilih untuk memberikan wawasan kepada hakim yang menghadiri acara ini.

"Kita memilih Prof Eddy, ya karena perkembangan tindak korupsi ini sudah meluas, bahkan sudah sampai ke sumber daya alam. Jadi untuk menambah kemampuan dan menambah wawasan para hakim, kita undang beliau untuk mengisi acara ini," ujarnya.

Menurutnya, kasus korupsi menyasar sektor Sumber Daya Alam yang mengarah ke korporasi menjadi permasalahan yang wajib diketahui saat ini.

Seminar Hukum Ikahi Bali dengan tema 'Korupsi di Sektor Sumber Daya Alam, Pencucian Uang dan Kejahatan Korporasi', memberikan pemahaman yang lebih luas kepada tamu undangan.

Budi juga menambahkan, nantinya para hakim ini tidak hanya berdiam di satu tempat saja, melainkan akan berpindah tugas ke daerah-daerah lainnya.

"Karena para hakim juga kan bertugas berpindah nantinya, maka dari itu wawasan ilmu terkait tindak kasus korupsi yang diberikan oleh guru besar UGM ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada para hakim terutama anggota dari Ikahi," tambahnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved