Satu Orang Bonek Mengaku Dikeroyok Sesama Fans Bonek di Gianyar, Ajiz Alami Luka di Pelipis

Bonek Mania yang tinggal di KALING Tigo Setro Surabaya ini, dikeroyok sesama fans Bonek di Gor Kebo Iwa Kota Gianyar, Bali, Jumat (16/11/2018) malam.

Satu Orang Bonek Mengaku Dikeroyok Sesama Fans Bonek di Gianyar, Ajiz Alami Luka di Pelipis
Istimewa
Korban dikeroyok oknum suporter Bonek saat dirawat di RS di Gianyar Jumat (16/11/2018) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Jelang laga Bali United versus Persebaya Surabaya, Minggu (18/11/2018) besok, ada kabar yang tak mengenakan terjadi.

Seorang pendukung Persebaya atau Bonek bernasib naas.

Korban, anggota fans Persebaya Surabaya, Bonek Mania, itu ialah Mohammad Earas Abdul Ajiz.

Bonek Mania yang tinggal di KALING Tigo Setro Surabaya ini, dikeroyok sesama fans Bonek di Gor Kebo Iwa Kota Gianyar, Bali, Jumat (16/11/2018) malam.

Korban pun harus mendapat perawatan serius di rumah sakit terdekat karena luka lebam di pelipis kiri, diinfus dan mengalami sakit di bagian bahu kiri.

Kepada awak media di Gianyar, Abdul Ajiz, mengaku dikeroyok Bonek lain yang tak tahu asal mana.

"Saya mau kencing tidak tahu ada Bonek pacaran. Yang perempuan bilang saya goda dia. Dipanggillah Bonek lain dan saya dikeroyok. Yang Keroyok Bonek juga. Tidak tahu Bonek mana yang Keroyok. Bonek banyak," kata Abdul Ajiz, mengisahkan.

Ia mengaku berasal dari Bonek Utara. Dia dirawat sejak semalam di rumah sakit. Terlihat tangannya diinfus dan pelipis kanan diperban.

Ratusan Bonek hingga kini sudah memadati Gor Kebo Iwa Gianyar.

Mereka datang dari Surabaya mendukung Persebaya Surabaya, kontra Bali United Minggu (18/11/2018) besok.

Ribuan Bonek akan mendukung tim kebanggaan mereka saat berlaga kontra Bali United dipekan 31 Liga 1.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh tribun-bali.com malam ini, Kasatreskrim Polres Gianyar AKP Denny Septiawan mengaku pihaknya tidak menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

"Gak ada. Gak ada laporan. Saya baru tahu ini, ndak ada laporan," ucapnya saat dikonfirmasi via telepon.

Dia juga menegaskan pihaknya tidak mendapati kejadian tersebut. Apalagi petugas kepolisian berjaga-jaga di sana.

"Gak ada, gak ada. Anggota saya di sana kok," singkatnya. (*) 

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved