Ditangkal Seumur Hidup ke Indonesia, Anggota Bali Nine Asal Australia Ini Segera Dideportasi

Imigrasi belum menerima paspor ataupun tiket kepulangan dari napi Renae Lawrence yang akan bebas pada Rabu (21/11) besok

Ditangkal Seumur Hidup ke Indonesia, Anggota Bali Nine Asal Australia Ini Segera Dideportasi
Istimewa
Renae Lawrence anggota jaringan Bali Nine asal Australia. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Hingga Senin (19/11) sore, Imigrasi belum menerima paspor ataupun tiket kepulangan dari napi Renae Lawrence yang akan bebas pada Rabu (21/11) besok.

Setelah dipulangkan, Renae masuk dalam daftar tangkal masuk wilayah Indonesia seumur hidupnya.

Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali, Agato P Simamora, kepada Tribun Bali, Senin (19/11).

“Saya sudah cek ke teman-teman Imigrasi, ia belum punya paspor dan tiket kepulangan. Tetapi ini adalah proses yang biasa kami lakukan. Yang dilakukan adalah pada saat setelah yang bersangkutan bebas dari masa pidana, maka dalam perspektif keimigrasian orang asing tersebut tidak memiliki izin tinggal yang masih berlaku,” jelas Agato.

Anggota Bali Nine Renae Lawrence.
Anggota Bali Nine Renae Lawrence. (Tribun Bali/Dwi Suputra)

Oleh karena itu pihak Imigrasi akan menjemput yang bersangkutan di Rutan Bangli dan akan langsung dibawa atau ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) sebagai tempat penampungan sementara bagi orang asing yang melanggar Undang-Undang Imigrasi.

Renae akan berada di Rudenim untuk menunggu kepulangannya ke Australia.

“Tiket kepulangannya itu saya mintakan kepada pihak Konsulat. Kita tidak memberikan atau menyiapkan tiket kepulangan. Selama paspor dan tiket kepulangan belum ada, yang bersangkutan akan berada di rumah detensi hingga jelas tiket kepulangannya kapan,” imbuhnya.

Setelah ada tiket kepulangan, pihak Imigrasi akan melakukan deportasi terhadap Renae ke negara asalnya.

Kemudian yang bersangkutan akan dimasukkan kedalam daftar tangkal untuk masuk wilayah Indonesia.

“Untuk terpidana narkoba maka seumur hidup tidak dapat lagi masuk ke wilayah Indonesia,” terang Agato.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved