Kalapas Kerobokan Bicara Soal Keadaan Terpidana Bali Nine Saat Ini

Baginya, keduanya selalu berkoordinasi dengan petugas lapas dan selalu mengikuti program khusus terkait remisi perubahan.

Kalapas Kerobokan Bicara Soal Keadaan Terpidana Bali Nine Saat Ini
Istimewa
Renae Lawrence anggota jaringan Bali Nine asal Australia. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satu dari sembilan terpidana kasus jaringan narkoba "Bali Nine" yakni Renae Lawrence secara resmi akan bebas dari Rutan Kelas II B Bangli pada Rabu, (21/11/2018) esok.

Sementara itu, dua orang lain dari jaringan tersebut yakni Matthew Norman dan Si Yi Can menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Kerobokan, Denpasar, Bali.

Terkait dengan bebasnya salah satu narapidana tersebut, Kepala Lapas Kerobokan, Tonny Nainggolan mengungkapkan bahwa berdasarkan pengamatannya kedua terpidana itu tidak menunjukkan adanya hal-hal yang negatif.

Baginya, keduanya selalu berkoordinasi dengan petugas lapas dan selalu mengikuti program khusus terkait remisi perubahan.

Tonny menjelaskan bahwa selama dirinya bertugas di Lapas Kerobokan, ia sudah dua kali mengajukan remisi kepada narapidana tersebut dan nantinya akan diusulkan kembali.

"Mereka ini kan sudah 14 tahun menjalani pidananya dengan hukuman seumur hidup. Nah manakala remisi perubahannya sudah turun mungkin bisa langsung bebas atau mungkin hanya menjalani beberapa saat lagi dia sudah akan bebas," terang Tonny saat ditemui awak media di Lapas Kerobokan, Selasa, (20/11/2018) pagi.

Dengan melihat perilaku yang selama ditujukkan oleh narapidana tersebut, Tonny mengaku bahwa  mereka sangat layak untuk mendapatkan remisi.

Tony menjelaskan bahwa layaknya mereka mendapatkan remisi dapat dilihat dari dua hal yakni melalui pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian

Pembinaan kepribadian dilakukan dengan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing dan selama ini dilihat selalu rutin dan taat dalam menjalankan ibadah agamanya.

Sementara untuk pembinaan kemandirian, dijelaskan oleh Tony bahwa sepanjang ingatannya Matthew Norman dan Si Yi Can tidak pernah membuat ulah di Lapas Kerobokan. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved