Wacanakan Biaya Kontribusi Bagi Turis yang ke Bali, Koster: Turis Bayar 10 Dolar, Lokal Rp 10 Ribu

Kali ini dia mewacanakan agar wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan domestik atau lokal dikenai biaya kontribusi masuk ke Bali.

Wacanakan Biaya Kontribusi Bagi Turis yang ke Bali, Koster: Turis Bayar 10 Dolar, Lokal Rp 10 Ribu
Tribun Bali/Wemasatya
Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan keterangan pers usai rapat membahas APBD Bali tahun 2019, di DPRD Bali, pada Senin (19/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster kembali berwacana.

Kali ini dia mewacanakan agar wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan domestik atau lokal dikenai biaya kontribusi masuk ke Bali.

Untuk wisman harus bayar 10 US$, sedangkan lokal Rp 10 ribu. Jika rencana itu terealisasi, maka diperkirakan akan ada pendapatan baru sebesar Rp 1 triliun.

Wacana ini dilontarkan Koster dalam upaya meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemprov Bali berencana mengenakan biaya kontribusi pelestarian budaya dan lingkungan kepada wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik.

Koster mengatakan untuk menaikkan PAD, pihaknya harus mencari sumber pendapatan di luar dari skema sumber pendanaan yang ada, seperti yang berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Potensi yang bisa dilakukan dengan membuat peraturan lokal (Perda) mengenai kontribusi pelestarian budaya dan lingkungan. Tidak saja untuk wisatawan mancanegara, namun juga untuk wisatawan domestik,” kata Koster dalam rapat membahas Raperda tentang RAPBD tahun 2019, di Kantor DPRD Bali, pada Senin (19/11).

Lanjutnya, saat ini sedang dirancang naskah akademiknya oleh tim ahli Pemprov, yang kemudian akan dibawa ke DPRD Bali.

“Jadi yang ingin diselesaikan adalah Perda untuk mendapatkan uang, untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. tinggal mengimplementasikan dalam bentuk tiket atau skema yang lain,” terangnya.

Ia mengaku telah menghitung kalau seorang wisman dikenakan US$ 10, sedangkan wisatawan domestik Rp 10 ribu, maka nilai yang didapat bisa mencapai Rp 1 triliun, sehingga itu akan berguna untuk memperluas ruang fiskal Pemprov Bali.

“Masih wacana, untuk turis 10 dolar dan domestik Rp 10 ribu. Saya kira untuk pelestarian budaya Bali, semua orang akan setuju,” ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved