Satlantas Denpasar Akan Pasang Markah Kejut di Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Renon

Satlantas Polresta Denpasar memasang lampu peringatan (lampu satu warna) atau pemasangan markah kejut di sekitar Renon

Satlantas Denpasar Akan Pasang Markah Kejut di Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Renon
Tribun Bali/Busrah Ardans
Laka lantas yang terjadi di Jalan Tantular beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Maraknya kecelakaan lalu lintas beberapa waktu terakhir di sejumlah titik di sekitar Renon, membuat Satlantas Polresta Denpasar memasang lampu peringatan (lampu satu warna) atau pemasangan markah kejut.

Hal tersebut dikatakan Kasatlantas Polresta Denpasar saat mendatangi lokasi kecelakaan antara mobil Avanza dan mobil APV, di perempatan Jalan Tantular, Selasa (20/11/2018) lalu.

Dia menilai, hal itu bisa mencegah laka lantas, apalagi pada jam-jam dini hari di luar jangkauan.

Selasa kemarin, tercatat ada dua kecelakaan yang melibatkan dua mobil adu jangkrik di Perempatan Jalan Tukad Musi, dan beberapa menit berselang terjadi kecelakaan yang melibatkan dua mobil minibus di Jalan Tantular.

Beruntung laka lantas tersebut tidak merenggut nyawa.

"Iya, beberapa waktu ini laka lantas terjadi di sekitar Renon, utamanya di perempatan yang tidak memiliki rambu peringatan," kata Adi.

Pihaknya juga sudah menghadiri rapat komunikasi lalu lintas jalan, guna membicarakan persoalan lalu lintas.

"Nanti kami coba menambahkan satu item, khususnya di perempatan-perempatan sekitar sini yang tidak ada lampu merah dan tidak ada rambu peringatan," jelas dia.

Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan peninjauan kembali terhadap lokasi-lokasi yang sekiranya menjadi titik rawan.

"Bisa nanti, berdasarkan rapat atau peninjauan lapangan. Penambahan rambu atau markah kejut," terangnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved