Miliki dan Kuasai Ratusan Amunisi Aktif Tanpa Izin, Eko Bayu Divonis Setahun Penjara

Eko Bayu Ariefianto (41), terdakwa kepemilikan ratusan amunisi aktif tanpa izin akhirnya menjalani sidang putusan

Miliki dan Kuasai Ratusan Amunisi Aktif Tanpa Izin, Eko Bayu Divonis Setahun Penjara
Tribun Bali/Putu Candra
Eko Bayu saat menjalani sidang di PN Denpasar beberapa waktu lalu. Ia menjadi terdakwa terkait kasus kepemilikan ratusan amunisi aktif tanpa izin. 

Selain itu didapati amunisi aktif caliber 9 mm sebanyak 9 butir, amunisi aktif cal 38 super 2 butir, amunisi aktif caliber 38 normal 1 butir dan 38 hollow sebanyak 1 butir.

Amunisi aktif caliber 9 mm pindad hollow 1 butir, amunisi aktif caliber 7,62 mm sebanyak 6 butir, amunisi hampa caliber 5.56 mm 17 butir, amunisi aktif hampa caliber 9 mm sebanyak 3 butir, amunisi aktif caliber 45 mm 1 butir, amunisi aktif revolver caliber 38 sebanyak 1 butir.

Pula, amunisi aktif shotgun 22 gauge 1 butir, amunisi aktif caliber 5.56x45 nato 1 butir, amunisi aktif caliber 7.62 mm 1 butir, amunisi aktif caliber 7.62 dragubof sebanyak 1 butir, infinite powder 37/38 mm sebanyak 1 butir, selongsong caliber 9 mm sebanyak 8 biji, selongsong caliber 308 mm sebanyak 1 biji, selongsong caliber 5.56 mm 1 butir, selongsong caliber 38 mm sebanyak 1 butir, protektil caliber 9 mm 5 butir, proyektil shotgun 22 gauge 1 butir, proyektil 7.62 mm sebanyak 1 butir, proyektif caliber 38 mm 1 butir dan satu boks besi warna hijau.

Ratusan amunisi tersebut didapat terdakwa saat masa dinas di Aceh tahun 1990.

Juga didapat dengan cara membeli ketika event kejuaraan menembak di Lapangan Tembak Tohpati.

Ketika itu, terdakwa aktif sebagai anggota Perbakin Bali tahun 2012.

Terdakwa membeli amunisi atau peluru aktif dari pelaksana event disetiap kejuaraan dengan harga perbutir Rp 7 ribu.

Sedangkan amunisi lainnya, berasal dari sisa dinas di TNI Angkatan Laut pada tahun 1998.

Tujuan terdakwa menyimpan amunisi aktif untuk digunakan kembali pada event kejuaraan menembak.

Sedangkan selongsong dan proyektil untuk bahan penjelasan bagi para siswa menembak yang terdakwa latih.

Juga sebagai kenang-kenangan.

Untuk satu kotak boks besi warna hijau untuk tempat perkakas mobil.

"Bahwa terdakwa tidak mempunyai izin dari pihak berwenang, menyimpan atau menguasai atau memiliki amunisi, peluru aktif dan peluru hampa," ungkap Jaksa Dipa Umbara kala membacakan surat dakwaan pada sidang sebelumnya. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved