Liga I

Peluang Juara Liga I Pupus Usai Ditahan Imbang Perseru, Manajer Persib: Menangis Saya

Peluang juara Persib Bandung pudar usai ditahan imbang 1-1 oleh Perseru Serui, dalam laga lanjutan Liga I Indonesia di Stadion Dipta

Peluang Juara Liga I Pupus Usai Ditahan Imbang Perseru, Manajer Persib: Menangis Saya
Tribun Bali/Rizal Fanany
Laga Persib Bandung vs Perseru Serui di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (23/11/2018) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Peluang juara Persib Bandung pudar usai ditahan imbang 2-2 oleh Perseru Serui, dalam laga lanjutan Liga I Indonesia, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (23/11/2018) malam.

Hal ini diakui Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar saat ditemui usai pertandingan.

"Udah pudar... Sudah pudar, tidak mungkin kita jadi juara ya. Menangis saya. Yah mudah-mudahan dua pertandingan sisa dikasih jalan terbaik," akuinya di hadapan wartawan.

Ditanya mengenai target menduduki posisi ketiga agar mengikuti kompetisi Asia, ia meminta agar suporter terus mendukung juga mendoakan.

"Ya... Mudah-mudahan bertahan di tiga. Lawan Lamongan dan Barito nanti diberikan jalan terbaik buat Bandung. Kita main di Lamongan, mudah-mudahan menang, doakan, doakan yah," jawabnya.

Sementara itu, Pelatih Perseru Serui Wenderley Machado Da Silva Junior dalam konferensi pers usai pertandingan tampak begitu bersemangat.

Ia bersama Beto duduk bersebelahan dan berbicara banyak mengenai kebangkitan timnya di babak kedua.

"Awalnya kesalahan kita kurang disiplin dan konsentrasi, tetapi kita coba balas. Babak pertama kita punya lima peluang gol tapi belum ada hasil. Babak ke dua kita bangkit dan dapat hasil, syukur dengan hasil ini," ucap pelatih asal Brasil ini.

"Gol yang datang di menit-menit krusial itu memang pas buat kami. Tim juga bekerja baik untuk menjaga Serui bertahan di Liga 1. Kalau hari ini wasit kasih lima menit, Persib bisa bawa pulang tiga poin," ucapnya, bersemangat.

Diakhir pembicaraan, ia sangat berharap Perseru Serui bertahan di Liga 1.

"Saya dan tim berharap di akhir musim bisa dapat apa yang kita inginkan. Yakni pertahankan Serui di Liga 1," terangnya sembari mengucap syukur.

Sedangkan Beto yang mencetak gol pinalti ke gawang Persib Bandung mengungkapkan, memiliki cara sendiri untuk mengahadapi lawan.

"Saya punya motivasi pribadi menghadapi lawan di manapun. Saat ketemu tim besar seperti Persib saya selalu punya semangat. Motivasi saya dua kali lipat. Kita selamat pagi, gara-gara tim melakukan yang terbaik dan dapat satu poin. Ini bekal untuk bermain pada laga selanjutnya," ujar Beto. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved