Petualang Abad 13 Sebut Suku Sentinel Dikenal Kejam & Brutal, Antropolog: Jangan Ganggu Mereka

Bahkan petualang abad 13 Marco Polo menyebut mereka brutal dan kejam. Tak ada yang banyak diketahui tentang suku Sentinel sehingga menjadi rintangan

Petualang Abad 13 Sebut Suku Sentinel Dikenal Kejam & Brutal, Antropolog: Jangan Ganggu Mereka
Kolase/twitter@respectablelawyer
Suku Sentinel yang dikenal tertutup dan enggan berkomunikasi dengan orang asing. 

TRIBUN-BALI.COM, NEW DELHI - Diketahui sebagai salah satu suku paling primitif, Suku Sentinel yang menghuni Pulau Sentinel Utara, Pulau Andaman, India diyakini sebagai keturunan terakhir dari manusia pertama yang tiba di Asia.

Mereka begitu menutup diri dari dunia luar dan tak segan untuk membunuh orang asing yang mendekati pulau.

Bahkan petualang abad 13 Marco Polo menyebut mereka brutal dan kejam.

Tak ada yang banyak diketahui tentang suku Sentinel sehingga menjadi rintangan utama untuk mendekati dan berinteraksi dengan mereka.

Meksi demikian, pemerintah berkomitmen untuk melindungi suku Sentinel.

Baca: Tewas Dipanah Suku Sentinel, Jenazah Pria Amerika Terlalu Berisiko untuk Diambil, Ini Penyebabnya

Kini, kepolisian India tengah berada dalam dilema untuk mengambil jenazah pria Amerika Serikat John Allen Chau yang tewas dipanah suku Sentinel.

Jenazah Chau bahkan belum diketahui keberadaannya. Di sisi lain, pihak berwenang juga harus menjaga privasi di sekitar Sentinel Utara.

Interaksi dengan orang luar dapat menjadi bencana besar bagi kesehatan suku Sentinel, sebab mereka tidak memiliki ketahanan terhadap penyakit asing.

Jika polisi pergi ke pulau untuk mengambil jenazah Chau, mereka mungkin juga terbunuh.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved