Breaking News:

Sehari Terima 80 Ton Sampah, TPA Mandung Hanya Punya 3 Alat Berat, Kini 1 Buldoser Rusak

Menurut pantauan, dari 3 alat berat yang dimiliki, satu alat berat berupa buldoser tampak terparkir dan belum bisa digunakan

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Tumpukan sampah tampak menjulang di areal TPA Mandung, Kerambitan, Tabanan, Jumat (23/11/2018). Hal tersebut diakibatkan rusaknya salah satu alat berat yang kerap digunakan untuk penataan sampah. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bau busuk begitu menyengat ketika memasuki areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Banjar Mandung Kangin, Desa Mandung, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Jumat (23/11/2018).

Tumpukan sampah plastik maupun organik tampak menjulang tinggi dari kejauhan.

Sebab, alat berat yang dimiliki oleh TPA tersebut kerap mengalami kerusakan sehingga penataan sampah kerap tak maksimal.

Selain itu, dengan jumlah kiriman sampah sebanyak 80 ton per hari, TPA Mandung masih kekurangan alat berat untuk operasional penataan sampah yang maksimal.

Menurut pantauan, dari 3 alat berat yang dimiliki, satu alat berat berupa buldoser tampak terparkir dan belum bisa digunakan karena mengalami kerusakan (bocor) di bagian silbumnya.

Kerusakan tersebut mengakibatkan penataan dengan cara pendorongan sampah menjadi tak maksimal.

“Satu alat berat berupa buldoser mengalami masalah karena bagian silbum bocor. Itu sudah dua minggu mengalami masalah. Sekarang masih dalam tahap perbaikan,” kata Kepala UPT TPA Mandung, Ni Luh Sukartini, Jumat (23/11/2018).

Dia menyebutkan, TPA Mandung dalam pengelolaan sampah hanya memiliki tiga alat berat, diantaranya satu buah buldoser, satu buah ekskavator, dan satu buah loader.

Menurut Sukartini, alat berat tersebut kerap kali bermasalah.

Sehingga kerap mengakibatkan sampah ada belum maksimal didorong dan diratakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved