Trend Belanja Online Menggeliat, Masyarakat Justru Khawatir Jika Dunia Tanpa Toko Fisik

Banyaknya toko ritel yang berguguran tahun 2017 lalu, apakah jadi pertanda senjakala toko fisik?

Trend Belanja Online Menggeliat, Masyarakat Justru Khawatir Jika Dunia Tanpa Toko Fisik
graywolflive.com
Ilustrasi belanja online. 

Banyak juga yang mendeskripsikan pergi ke toko sebagai pengalaman sosial yang menyenangkan karena dapat dilakukan bersama keluarga atau teman.

Tidak seperti responden yang suka berbelanja online, mereka mengaku menikmati berinteraksi dengan orang asing.

Yang lain bahkan mengatakan bahwa berbelanja di toko nyata penting bagi kesehatan fisik mereka.

Namun, terlepas dari preferensi belanja pribadi, ketika para responden diminta untuk membayangkan sebuah dunia yang sama sekali tidak memiliki toko fisik, sebagian besar mengatakan itu akan berdampak buruk bagi masyarakat.

"Sebagian besar mengatakan ini akan sangat buruk," kata Helm, sebagaimana dikutip sciencedaily.com.

"Ada perasaan bahwa toko fisik adalah bagian dari struktur sosial masyarakat kita. Jika itu menghilang, banyak yang khawatir tentang ekonomi dan apa yang akan dilakukan untuk pekerjaan dan pendapatan masyarakat. Banyak orang juga mengatakan bahwa toko fisik masih penting untuk kualitas hidup mereka," imbuhnya.

Selain itu, ada juga responden yang memiliki pandangan yang lebih baik tentang dunia tanpa toko.

Kelompok ini beralasan bahwa e-commerce adalah pilihan yang lebih baik dan ruang ritel dapat diubah sebagai taman dan ruang hijau, yang akan mendorong orang untuk terlibat dalam kegiatan lain selain berbelanja. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved