Bali United

Rekor Bali United Seusai Dilibas PSM, Ketua BBB Sebut Strategi WCP Membingungkan, Ini Analisisnya

Rapuhnya lini pertahanan, dan mandulnya lini serang, membuat para penyerangan PSM Makassar leluasa mencetak gol. Strategi membingungkan

Rekor Bali United Seusai Dilibas PSM, Ketua BBB Sebut Strategi WCP Membingungkan, Ini Analisisnya
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gelandang Bali United, I Gede Sukadana menghindar dari kejaran penyerang PSM Makassar, Zulham, Minggu (25/11/2018). 

Rekor Bali United Seusai Dilibas PSM, Ketua BBB Sebut Strategi WCP Membingungkan, Ini Analisisnya

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam dua laga terakhir, Bali United kebobolan sembilan gol.

Parahnya, para penyerang Bali United tak bisa mencetak gol. Praktis, sang kiper Wawan Hendrawan seperti main sendiri di lapangan.

Pemadangan Spider-Wan seperti bermain sendiri ini terlihat saat dilibas PSM Makassar 4 gol tanpa balas.

Rapuhnya lini pertahanan, dan mandulnya lini serang, membuat para penyerangan PSM Makassar leluasa mencetak gol.

Dua laga tercipta sembilan gol ke gawang Bali United ini pun menjadi rekor tersendiri.

Baca: BREAKING NEWS: Terdengar Ledakan, Tiang Listrik PLN di Payangan Tumbang Menutup Jalan

Baca: PLN Gianyar Langsung Evakuasi dan Lakukan Pemadaman, Penyebab Diduga Longsor

Baca: Tiang Listrik Tumbang, Polisi Pastikan Tak Ada Korban, Saat Ini Normalisasi Arus Lalin

Rekor kekalahan Bali United yang membuat semua bertanya, ada apa dengan skuat Bali United dan Pelatih Widodo Cahyono Putro.

Baru saja Bali United dikalahkan PSM Makassar pada pekan ke 32 Liga I Indonesia 2018, Minggu (25/11/2018) sore di Stadion Abdi Matallata dengan skor 4-0.

Sebelumnya, di kandang sendiri Bali United dipermalukan 2-5 oleh Persebaya Surabaya.

Baca: Kamu Peduli Lingkungan? Coba Jalan-jalan ke Peken Nusantara, Ini Komitmen Sang Juragan

Baca: Ungkapan WCP Ini Gambaran Situasi Bali United Terkini? Tapi, Kalau Pemain Ogah-ogahan

Baca: Gerak Cepat, WCP Sudah Setor Nama-nama Pemain Incaran Bali United, Siapa Dieliminasi?

Baca: Fakta Ini Ungkap Penyebab 52 Orang Tewas di Jalanan Tabanan hingga Oktober 2018

Baca: Mimpi Juara Baru Tanpa Intrik

Sejumlah fans merasa bingung dengan taktikal yang diterapkan Widodo Cahyono Putro.

Sebenarnya, saat laga di Makassar, WCP memeragakan bermain menyerang atau bertahan.

"Tadi gaya bermain sudah berubah, lihat situasi center back yang berhalangan, WCP pakai 3-5-2. Pertanyaaan kami adalah, WCP ini maunya bertahan, tapi kok kebobolan 4. Atau, WCP maunya nyerang, tapi gak cetak gol," kata Koordinator BBB, Panca kepada Tribun-Bali.com.

Menurut dia, sebagai penonton, melihat permainan Bali United tidak ada geregetnya. Bermain tanpa motivasi.

Ia berharap Bali United bisa berubah di dua laga sisa. Meski sudah tak berpeluang juara, motivasi pemain jangan sampai menurun. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved