Pastika Usulkan Jalan Tol Bali Mandara Digratiskan, Begini Tanggapan Koster

Gubernur Bali periode 2008 sampai 2018, Made Mangku Pastika, mengusulkan jalan Tol Bali Mandara dapat digratiskan

Pastika Usulkan Jalan Tol Bali Mandara Digratiskan, Begini Tanggapan Koster
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Jalan tol Bali Mandara tampak lengang pada Senin (26/11/2018) sore. Jalan tol ini diusulkan agar digratiskan. 

Kini muncul wacana dari Pemprov Bali untuk mengganti nama Tol Bali Mandara menjadi Tol Gusti Ngurah Rai.

Pemprov Bali sudah bersurat ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) RI soal pergantian nama tersebut.

Terkait usulan pergantian nama Tol Bali Mandara, Pastika mengaku tak keberatan. Mantan Kapolda Bali ini justru keberatan apabila jalan tol dibongkar karena tol ini dibangun untuk mengurai kemacetan.

“Saya sama sekali tidak keberatan, justru saya keberatan bila jalan tol dibongkar, karena pada waktu saya merencanakan pembangunan itu bersama pemerintah pusat, tujuannya hanya satu yaitu untuk mengurai kemacetan, jadi masalah nama silahkan saja untuk diganti,” tulis Pastika.

Ia juga tak akan keberatan bila nama Bali Mandara lainnya, seperti SMAN dan SMKN Bali Mandara, Rumah Sakit Bali Mandara, dan RS Mata Bali Mandara harus diganti pemerintahan sekarang.

“Selama fungsinya masih tetap sama dan bahkan dibuat lebih baik, saya tidak merasa keberatan, justru mendukung langkah pemerintah,” lanjut mantan Kapolda Bali ini.

Sementara itu, Parta masih mempertanyakan bagaimana kriteria untuk mengubah nama jalan. Selanjutnya, apa kemanfaatannya jika nama jalan itu diubah.

Parta mengatakan sebaiknya nama jalan Tol Bali Mandara tidak diubah, dan kalau menginginkan nama jalan baru maka nanti pemerintah membuat jalan baru.

“Biarkan yang sudah ada, nanti kalau ada jalan baru lagi di situ je beri nama yang baru. Yang sudah ada sudahlah. Nanti RS Bali Mandara dan RS Indera diganti lagi, kan repot kalau gitu, belum ganti cap dan yang lain-lain,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry, juga tidak sependapat dengan perubahan nama Tol Bali Mandara. Baginya, saat ini belum ada alasan yang cukup dijadikan sebagai dasar untuk melakukan perubahan nama tol tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved