Edy Rahmayadi Ungkap Keterbatasan ini Jadi Penyebab Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2018

Edy Rahmayadi Ungkap Keterbatasan ini Jadi Penyebab Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2018

Edy Rahmayadi Ungkap Keterbatasan ini Jadi Penyebab Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2018
Dokumentasi PSSI
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, nonton bareng dan melepas Timnas Indonesia U-16, yang mengikuti kualifikasi piala AFC U-16, 2017 di Thailand. Rabu (13/9/2017) di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta. DOKUMENTASI PSSI 

TRIBUN-BALI.COM- Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi buka suara soal gagalnyaTimnas Indonesia di Piala AFF 2018. Edy Rahmayadi menilai, minimnya pemain senior yang dipanggil menjadi salah satu penyebab kekegalan skuad Garuda.

Dari 23 pemain yang dipanggil Bima Sakti sebagai pelatih, hanya 9 pemain senior yang masuk Timnas Indonesia. Sisanya merupakan pemain di bawah U-23. 

Kesembilan pemain senior yang dipanggil Bima Sakti adalah Andritany Ardhiyasa, Muhammad Ridho, Fachruddin Aryanto, Rizky Pora, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Riko Simanjuntak, Dedik Setiawan, dan Alberto Goncalves.

Baca: Putri Kandungnya Tak Hamil Setelah Dirudapaksa Selama 14 Tahun, Ternyata ini yang Dilakukan Ayahnya

Banyaknya pemain U-23 juga tak lepas dari hasil Asian Games 2018 yang dimana kala itu berhasil menembus babak 16 besar di bawah asuhan Luis Milla.

"Kompetisi sepak bola kita sudah bagus, bahkan saat ini terbaik nomor 3 di Asia," kata Edy Rahmayadi dikutip Surya.co.id dari BolaaSport.com.

Baca: Sehari Pacaran, Pemuda 20 Tahun ini 2 Kali Setubuhi Bunga, Berawal Saat Terbangun Jelang Pagi

"Perlu diketahui juga, kita ini keterbatasan pemain senior, mayoritas pemain yang bermain di Piala AFF 2018 kemarin itu adalah U-23," jelas Edy Rahmayadi.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara itu mengatakan pemain-pemain senior timnas Indonesia diPiala AFF 2018 juga kekurangan penyerang.

Baca: Bongkar Rahasia, Nyoman Rai: Vicky Prasetyo dan Angel Lelga Bukan Suami Istri Lagi

Bahkan, Bima Sakti harus memanggil Alberto Goncalves yang usianya sudah menginjak 38 tahun.

"Jadi memang sangat minim pemain-pemain senior. Kami ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk timnas Indonesia," ucap Edy Rahmayadi.

Sebelum memutuskan untuk menunjuk Bima Sakti, PSSI sempat menginginkan kembalinya Luis Milla melatih timnas Indonesia dengan durasi kontrak satu tahun ke depan.

Namun, pelatih asal Spanyol itu diklaim Edy memutuskan untuk menolak tawaran tersebut.

Di bawah asuhan Bima Sakti, Timnas Indonesia hanya mampu finish di posisi keempat dalam klasemen Grup B Piala AFF 2018.

Skuat Garuda hanya mendapatkan empat poin dari hasil menang melawan Timor Leste, bermain imbang dengan Filipina, dan menelan kekalahan dari Singapura serta Thailand.

"Kami sudah maksimal. Pelatih dan manajer juga sudah bekerja keras bersama dengan atlet-atlet kita. Ini yang terjadi dan saya mohon maaf khususnya. Saya bertanggung jawab semua ini," pungks Edy Rahmayadi.

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved