LLDikti dan Dewan Imbau Universitas Dwijendra Segera Lanjutkan Proses Perkuliahan

LLDikti Wilayah VIII mengimbau Universitas Dwijendra untuk segera melanjutkan perkuliahan sebagaimana mestinya

LLDikti dan Dewan Imbau Universitas Dwijendra Segera Lanjutkan Proses Perkuliahan
Tribun Bali/Busrah Ardans
Gedung Universitas Dwijendra di Jalan Kamboja No. 17, Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara, Kota Denpasar, yang diambil pada Selasa (27/11/2018). Tepat di pintu masuk dipasang spanduk pengumuman libur akibat konflik internal yayasan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII (Bali, NTB, NTT) mengimbau Universitas Dwijendra untuk segera melanjutkan perkuliahan sebagaimana mestinya.

Hal itu disampaikan oleh kepala LLDikti Wilayah VIII, I Nengah Dasi Astawa saat ditemui Tribun Bali di kantornya pada Rabu (28/11/2018) siang.

Imbauan tersebut disampaikan kepada jajaran di Universitas Dwijendra pada Rabu (28/11/2018) pagi saat melakukan kunjungan ke universitas tersebut.

Disel Astawa menuturkan, polemik Dwijendra yang berada pada tingkat yayasan seharusnya tidak sampai mengakibatkan mahasiswa diliburkan.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada Rektor Universitas Dwijendra agar proses belajar mengajar dikembalikan, karena jika tidak maka mahasiswa akan rugi dari segi waktu.

"Konfliknya kan di yayasan, semestinya kan tidak mengganggu, tidak sampai merembet. Apalagi saya lihat SMP SMA ada belajar, semestinya perkuliahan bisa belajar dong," kata Dasi Astawa.

Dirinya pun berharap imbauan tersebut disampaikan ke rektor sehingga dalam waktu dekat ini proses pembelajaran sudah bisa dilaksanakan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, Nyoman Parta juga turut mengimbau agar perkuliahan di Universitas Dwijendra bisa kembali dilaksanakan.

Meski ada konflik di pihak yayasan, Parta menilai bahwa pada prinsipnya tidak boleh merugikan siswa dan mahasiswa, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.

"Kami minta pihak rektorat tidak perlu menunggu sampai tanggal 2 (untuk meliburkan mahasiswa), harus membuka kampus kembali sehingga (proses pembelajaran) bisa berjalan seperti biasa," kata Parta usai menerima Pengurus Baru Yayasan Dwijendra di Ruang Baleg, Gedung DPRD Bali, Rabu, (28/11/2018) siang.(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved