Pernah Bertemu Suku Sentinel, Antropolog India Ini Ungkap Cara Interaksi yang Aneh Suku Sentinel

tak ada orang yang lebih memahami suku terasing di Pulau Sentinel, Samudera Hindia dibanding TN Pandit, seorang antropolog asal India.

Pernah Bertemu Suku Sentinel, Antropolog India Ini Ungkap Cara Interaksi yang Aneh Suku Sentinel
Twitter@Respectablelawyer/cnn/kolase
Suku Sentinel dan John Allen Chau 

TRIBUN-BALI.COM, NEW DELHI - Belakangan nama kelompok Suku Sentinel yang mendiami Pulau Sentinel Utara Kepulauan Andaman, India menjadi perhatian luas publik.

Bermula dari peristiwa terbunuhnya salah seorang warga Amerika Serikat oleh Suku Sentinel yang nekad memasuki pulau yang jarang dijamah oleh para pendatang. 

Seperti apa kebiasaan Suku Sentinel yang hingga kini masih misterius?

Melansir dari Kompas.com, tak ada orang yang lebih memahami suku terasing di Pulau Sentinel, Samudera Hindia dibanding TN Pandit, seorang antropolog asal India.

Sebagai pejabat Kementerian Suku Terasing India, Pandit telah mengunjungi suku yang mendiami pulau terpencil itu dalam rentang beberapa dekade.

Dia bahkan sempat melakukan kontak langsung dengan mereka dan pulang dalam keadaan hidup untuk menceritakannya.

Baca: Kisah Seram Suku Sentinel, Bunuh Siapapun yang Mendarat di Pulau & Hanya Pria Ini Berhasil Selamat

Suku itu yang hidup terasing selama puluhan ribu tahun itu menjadi perhatian dunia setelah pekan lalu dilaporkan membunuh John Allen Chau, pria Amerika Serikat berusia 27 tahun.

John Chau mendatangi Pulau Sentinel Utara untuk menemui warga suku terasing tersebut sekaligus melakukan kegiatan misionaris Kristen.

Namun sejumlah warga suku itu menyerangnya dengan panah dan menewaskan dia.

Warga kemudian dilaporkan menguburkan Chau di sana sehingga pemerintah India kesulitan mengambil jenazahnya.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved