Breaking News:

Sulit Cari Lahan Baru, Perluasan TPA MAndung dan Penambahan Alat Berat Tak Kunjung Disetujui

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung yang dimiliki Kabupaten Tabanan kini sudah mulai penuh bahkan hampir mendekati overload

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
TPA Mandung. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung yang dimiliki Kabupaten Tabanan kini sudah mulai penuh bahkan hampir mendekati overload.

Sebab, setiap harinya TPA Mandung menampung puluhan ton sampah yang berasal dari sampah plastik maupun organik yang tersebar di Kabupaten Tabanan.

Hingga saat ini, Pemkab Tabanan belum memberikan solusi terkait hal ini.

Sulitnya mencari lahan menjadi alasan Pemkab terkait perluasan lahan.

Bahkan, menurut informasi yang diperoleh, pihak TPA Mandung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan sudah mengajukan permohonan perluasan lahan dan penambahan alat berat.

Namun, hingga kini, Pemkab Tabanan masih belum menyetujui permohonan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, Anak Agung Raka Icwara menyatakan bahwa sudah pernah melakukan pengajuan permohonan pengadaan alat berat dan perluasan lahan, namun belum disetujui oleh pimpinan lantaran masih belum ada anggaran.

“Sudah kami ajukan tapi belum ada anggaran,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebutuhan yang paling mendesak adalah untuk pengadaan alat berat. Sebab, alat berat yang tersedia saat ini masih kurang untuk menanggulangi, atau mengolah sampah yang datang setiap harinya hingga puluhan ton. Sehingga, dengan penambahan alat berat, operasional untuk penataan sampah bisa maksimal.

“Yang paling mendesak adalah kebutuhan alat berat untuk mendorong sampah,” jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved