Tembak Kepala Gunakan Senjata Api Langka, Bule Jerman Tewas Bersimbah Darah di Sanur

Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut, termasuk senjata api yang diduga digunakan oleh korban

Tembak Kepala Gunakan Senjata Api Langka, Bule Jerman Tewas Bersimbah Darah di Sanur
Tribunnews
Ilustrasi. Berita tidak terkait foto. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang bule asal Jerman, Roland Praster (82), tewas setelah menembak kepalanya, Kamis (29/11/2018) malam.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut, termasuk senjata api yang diduga digunakan oleh korban.

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya, saat dikonfirmasi Jumat (30/11/2018) mengaku belum mengetahui pasti jenis senjata yang digunakan oleh korban.

Namun ia memastikan senjata api yang diduga digunakan korban adalah senjata api langka yang saat ini sulit didapatkan.

"Baru tadi kami kirim senjatanya ke labfor, karena kita juga belum tahu jenis senjata apa itu. Yang jelas itu senjata api, tapi jenis dan kaliber apa tidak tahu," ungkap Wirajaya, kemarin.

"Dugaan sementara, dari keterangan saksi di lokasi, korban meninggal dengan cara bunuh diri. Ia menggunakan senajata api. Tapi yang diduga digunakan ini termasuk jenis langka, kalibernya sangat kecil, barang itu sudah langka di dunia," tambahnya.

Dia juga menyebut peluru yang terdapat di lokasi itu termasuk sudah tidak beredar lagi, bahkan tidak diproduksi lagi.

Dari pengakuan keluarga korban, kata Wirajaya, tidak ada yang mengetahui jikalau korban menyimpan senjata api tersebut.

Sementara itu, motif diduga korban melakukan aksi bunuh diri tersebut belum diketahui secara pasti.

Namun, beberapa waktu belakangan korban diketahui menderita sakit.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved