Tembak Kepala Gunakan Senjata Api Langka, Bule Jerman Tewas Bersimbah Darah di Sanur

Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut, termasuk senjata api yang diduga digunakan oleh korban

Tembak Kepala Gunakan Senjata Api Langka, Bule Jerman Tewas Bersimbah Darah di Sanur
Tribunnews
Ilustrasi. Berita tidak terkait foto. 

"Waktu itu jam 9 kurang lima bos saya (dr Wara) menelepon saya untuk ke rumah korban. Karena dr Wara menerima telepon dari istri korban kalau suaminya, katanya jatuh makanya saya disuruh mengecek ke sana," kata Sumardika menjelaskan kronologi.

Usai menerima informasi, Sumardika langsung menuju TKP, dan sempat terkejut juga melihat kondisi korban yang sudah terjatuh lalu bersimbah darah.

Dia juga melihat ada semacam pistol yang berada di sekitar korban.

"Saya ke sana, terus saya lihat bulenya itu sudah jatuh. Kepalanya banyak darah. Kemudian saya coba cek nadinya tapi sudah tidak ada. Di sekitarnya saya lihat ada pistol gitu. Setelah itu gak berani lagi saya," jelas dr Sumardika kepada Tribun Bali.

Dari penglihatan awal dr Sumardika, dirinya belum bisa memastikan betul apakah korban benar-benar bunuh diri.

Karena informasi yang diterimanya dari bos-nya bahwa bule itu jatuh.

"Awal saya sampai di lokasi saya kira hanya jatuh karena informasi awalnya begitu. Setelah saya dekati terus pastikan hidup atau tidak, itu dah saya lihat ada serpihan pistol. Jadi penglihatan awal saya bule ini bunuh diri gitu, makanya saya suruh pihak keluarga menelpon polisi," tutur dia merincikan.

Selain itu, ia juga melihat suasana rumah duka yang penuh histeris melihat korban meninggal dunia.

Utamanya sang istri, Ni Wayan Beji Astuti (53), yang sangat syok.

Jarak lokasi praktek dr Sumardika sendiri tidak jauh dari TKP, itu sebabnya saat kejadian dirinya langsung menuju ke lokasi.

"Istrinya saya lihat paling histeris, terus ada anak-anaknya juga saya lihat. Kalau jarak ekonomi TKP kan tidak terlalu jauh, sekitar 10 meter gitu jadi cepat ke sana," ucapnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved