Sidak Duktang Temukan Sopir Pariwisata Tanpa SIM, Perbekel Lembongan Minta Atensi Kepolisian

Perbekel Lembongan menemukan beberapa warga pendatang yang mengaku bekerja sebagai sopir pariwisata tapi ternyata tidak mengantongi SIM

Sidak Duktang Temukan Sopir Pariwisata Tanpa SIM, Perbekel Lembongan Minta Atensi Kepolisian
Istimewa/Perbekel Lembongan
Pemerintah desa Lembongan menggelar sidak terhadap pendatang di Nusa Lembongan, Sabtu (1/12/2018) tengah malam. Dari sidak itu, Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya menemukan beberapa warga pendatang yang mengaku bekerja sebagai sopir pariwisata tapi ternyata tidak mengantongi SIM (Surat Izin Mengemudi) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemerintah Desa Lembongan menggelar sidak terhadap pendatang di Nusa Lembongan, Sabtu (1/12/2018) tengah malam.

Dari sidak itu, Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya menemukan beberapa warga pendatang yang mengaku bekerja sebagai sopir pariwisata tapi ternyata tidak mengantongi SIM (Surat Izin Mengemudi)

Sidak duktang yang dilakukan Pemerintah Desa itu juga melibatkan pihak prajuru adat.

Mereka menyambangi lokasi-lokasi pendatang, seperti rumah kost atau kontrakan saat malam hari.

Sebelum melakukan sidak, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan kepala dusun

"Saya intruksikan dusun berkoordiansi dengan Linmas dan Pecalang di masing-masing wilayah desa pakraman," jelas Ketut Arjaya, Minggu (2/12/2018)

Hal ini untuk mengontrol kehadiran warga pendatang yang semakin padat dan mencari nafkah di Pulau Lembongan.

Setelah dilakukan sidak, pihaknya menemukan beberapa warga yang tidak memiliki KTP.

Bahkan, ada beberapa pendatang yang bekerja sebagai sopir pariwista di Nusa Lembongan.

Namun ternyata sopir travel itu tidak memiliki SIM (surat izin mengemudi).

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved