Breaking News:

Kisah Ketut Salin, Tunanetra Penyelaras Gamelan Berjuang Menghidupi Dua Anaknya

Upayanya menyelaraskan nada gamelan pun berbuah tawaran kerja, hingga kini Ketut Salin masih tetap bekerja di rumah produksi gamelan

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketut Salin mencoba instrumen gamelan gangsa yang ada di bengkel tempatnya bekerja, Rabu (5/12/2018). 

Bahkan, di tahun yang sama, ia juga telah diminta untuk mengajar gamelan untuk anak-anak di wilayah Kintamani.

Bekerja sebagai tukang laras ditengah kekurangannya saat ini, jelas membuatnya wajib berhati-hati dalam proses pembuatan.

Pasalnya, sedikit saja kesalahan karena kurang konsentrasi akan berakibat fatal.

Sebab dalam proses pembuatan, Ketut Salin hanya mengandalkan perasaan.

“Pernah saat itu terjadi, bukan besi melainkan tangan saya sendiri yang saya pukul dengan palu. Akibatnya 10 hari saya tidak bisa kerja. Begitupun juga saat memotong bambu dengan mesin circle, ataupun saat menggunakan gerinda, harus benar-benar waspada. Karena kalau sampai salah, akibatnya akan menambah kesulitan saya. Bahkan, mungkin menyebabkan cacat tangan. Andaikan itu sampai terjadi, otomatis saya tidak bisa bekerja lagi,” katanya.

Diusia yang menginjak 55 tahun ini, Ketut Salin mengaku wajib bekerja keras, sebab ia merupakan tulang punggung keluarga, khususnya menghidupi kedua putrinya yang beranjak dewasa.

Ia mengatakan putri pertamanya saat ini berusia 16 tahun, sedangkan putri keduanya berusia 13 tahun.

Sementara sang istri, imbuhnya, telah meninggal tiga bulan lalu akibat penyakit diabetes yang diderita.

Khusus rekan-rekan yang senasib dengannya, Ketut Salin mengungkapkan bahwa hidup ini perlu perjuangan.

Sebab itu ia menyarankan untuk terus berusaha dan bekerja dengan memanfaatkan segala kelebihan yang ada.

“Sedangkan bagi rekan-rekan yang memiliki kondisi fisik normal, wajib memanfaatkan kelebihannya untuk kerja. Karena saya yang seperti ini saja bisa kerja, apalagi yang normal. Tentunya mereka masih memiliki kesempatan dan banyak yang bisa dipelajari, yang penting tekun,” harapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved