Kisah Sastrawan NH Dini Seorang Ibu Yang Memilih Tinggal di Panti Jompo Dan Berpisah Dari Anaknya

Penulis Hati yang Damai itu meninggal setelah mendapat luka pada kepala dan kaki kanan.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Novelis NH Dini merayakan ulang tahunnya yang ke-76 pada 29 Februari dengan meluncurkan karya terbarunya. NH Dini meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di jalan tol Semarang, Selasa (4/12/2018) 

TRIBUN-BALI.COM - Sastrawan Sri Hardini atau yang lebih dikenal dengan  NH Dini meninggal dunia di usianya ke-82 setelah menjadi salah satu penumpang dari kendaraan yang terlibat kecelakaan di ruas Jalan Tol Tembalang Kilometer 10, Kota Semarang, Selasa (4/11/2018).

Penulis Hati yang Damai itu meninggal setelah mendapat luka pada kepala dan kaki kanan. 

Ia sempat dirawat di RS Elisabeth Semarang sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Kepala Humas RS Elisabeth, Probowati Condronegoro membenarkan bahwa NH Dini tutup usia.

Dijelaskan, dia meninggal akibat kecelakaan di tol Semarang.

''Beliau meninggal dunia pukul 16.30 WIB saat berada di IGD rumah sakit Elisabeth," ujarnya.

Dijelaskan Probo, NH Dini sebelumnya menjalani program rutin akupuntur atau tusuk jarum.

Namun, saat melewati turunan Gombel, mobil yang dikendarai tertimpa muatan truk yang ada di depannya.

"Mobil yang dikendarai mengalami kecelakaan. Lalu korban dibawa ke IGD untuk diperiksa MRI," tambahnya.

Sejumlah keluarga dan kerabat almarhumah mulai mendatangi kamar Jenazah RS Elisabeth Kota Semarang, tempat dia disemayamkan sementara.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menjelaskan, kronologis kecelakaan yang merenggut nyawa NH Dini, bermula saat ada sebuah truk dengan nomor polisi AD 1536 JU berhenti di jalur utama tol Gayamsari-Tembalang.

Truk yang ditabrak kendaraan yang ditumpangi NH Dini terguling di tol Kota Semarang, Selasa (4/11)
Truk yang ditabrak kendaraan yang ditumpangi NH Dini terguling di tol Kota Semarang, Selasa (4/11) (tribunjateng.com/ISTIMEWA.)

"Karena mengalami kerusakan sopir truk itu menghentikan sesaat kendaraan di jalur utama. Saat akan kembali melanjutkan, kendaraan justru berjalan mundur," terang Ardi saat dikonfirmasi.

Di saat yang bersamaan mobil Toyota Avanza yang ditumpangi NH Dini melaju dari arah yang sama dan tepat berada di belakang truk. Tidak sempat menghindar tabrakan pun tidak bisa dicegah.

 "Korbannya ada dua pengemudi mobil atas nama Suparjo dan penumpang mobil ibu Sri Hardini keduanya sempat dibawa petugas ke rumah sakit namun sang ibu akhirnya tidak tertolong," terang Ardi lebih lanjut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved