Sidang PK Gde Winasa Terkait Kasus Korupsi Dana Beasiswa

Sidang Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Bupati Jembrana I Gde Winasa digelar di Pengadilan Tipikor Denpasar Selasa kemarin

Sidang PK Gde Winasa Terkait Kasus Korupsi Dana Beasiswa
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
I Gede Winasa 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sidang Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Bupati Jembrana I Gde Winasa digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa (4/12/2018).

Sidang dengan majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day itu mengagendakan pengajuan materi PK oleh Winasa selaku Pemohon yang diwakilkan tim penasihat hukumnya, yaitu Ketut Nurasa dan Jason Purba.

Diajukannya PK ini oleh pihak Pemohon didasari pada novum atau alat bukti baru.

Adapun alat bukti baru itu menyangkut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 4 Tahun 2009.

Peraturan itulah yang menjadi dasar sehingga Winasa dinyatakan terbukti bersalah melakukan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara dalam kasus korupsi dana beasiswa STIKES dan STITNA Jembrana pada 2009-2010.

Terkait pengajuan PK dari Pemohon, langsung ditanggapi tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) selaku pihak Termohon.

Pihak Termohon adalah Jaksa Gde Arthana dan Agus Djehamad dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Materi PK dari Pemohon maupun tanggapan Termohon langsung diserahkan kepada majelis hakim.

Usai saling menyerahkan berkas kepada majelis hakim, sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan.

Untuk itu, majelis hakim meminta pihak Pemohon agar menghadirkan saksi serta bukti surat di persidangan selanjutnya.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved