Breaking News:

Sidang PK Gde Winasa Terkait Kasus Korupsi Dana Beasiswa

Sidang Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Bupati Jembrana I Gde Winasa digelar di Pengadilan Tipikor Denpasar Selasa kemarin

Penulis: Putu Candra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
I Gede Winasa 

Dikatakan Jaksa Gde Arthana mewakili pihak Termohon bahwa tanggapan yang telah diserahkan majelis hakim pada prinsipnya menolak materi yang diajukan Winasa dalam materi PK.

"Dalam persidangan tingkat pertama, soal Perbup itu sudah dijelaskan," jelasnya ditemui usai sidang.

Ditambahkannya, Perbup Nomor 4 Tahun 2009 itu bukanlah novum atau bukti baru.

Karena hal itu sudah sempat dipersoalkan pada tahap eksepsi berikut tanggapan atas eksepsi dalam sidang di tingkat pertama.

"Jadi itu bukan novum," tegas Jaksa Gde Arthana.

Di sisi lain, pihak Winasa melalui penasihat hukumnya, yaitu Ketut Nurasa menyatakan itu hak penuntut umum selaku Termohon.

"Kami akan tanggapi dalam replik. Kalau memang (Perbup) itu ada, harus ditunjukkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Perbup itu dipersoalkan dalam sidang sehingga kliennya dinyatakan melakukan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan timbulnya kerugian negara.

"Itu (Perbup) diributkan tapi barangnya tidak ada. Winasa sendiri tidak pernah membuatnya," ungkap Ketut Nurasa.

Ditegaskan Ketut Nurasa bahwa pihaknya tidak menyebutkan Perbup yang diajukan penuntut umum palsu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved