Arman Heran Masih Ada Pungutan Rp 100 Ribu, Begini Penjelasan Bendesa Pakraman Pemogan

Kedatangan para petugas banjar dan pecalang setempat itu dalam rangka pendataan penduduk pendatang (duktang)

Arman Heran Masih Ada Pungutan Rp 100 Ribu, Begini Penjelasan Bendesa Pakraman Pemogan
Tribun Bali/Putu Supartika
(ILustrasi. Foto tidak terkait berita) Pendataan penduduk di Banjar Medura, Sanur Kauh, Denpasar, Kamis (17/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang warga yang tinggal di wilayah Banjar Gelogor Carik, Desa Pakraman Pemogan, Denpasar Selatan, sebut saja Arman, mengaku heran ketika didatangi petugas banjar dan pecalang.

Kedatangan para petugas banjar dan pecalang setempat itu dalam rangka pendataan penduduk pendatang (duktang) dan memungut dana iuran sebesar Rp 100 ribu.

Dana itu menurut informasi yang dihimpun dikenakan pada penduduk pendatang (duktang) di Desa Pakraman Pemogan setiap tiga bulan sekali.

Inspeksi mendadak (sidak) duktang ini, terang dia, dilakukan pada Selasa (26/11/2018) pekan lalu lengkap dengan melampirkan kuitansi bukti pembayaran.

Kuitansi tersebut lengkap dengan tanda tangan Kelian Banjar dan tertulis peruntukkan dana untuk penyangra pemahayu jagat atau pemarisula; kegiatan upacara menyelamati bumi.

Ia melanjutkan, menurut keterangan petugas banjar yang datang, biaya administrasi yang dikenakan tersebut juga sekaligus untuk pembuatan Kartu Tanda Lapor Diri (KTLD) yang juga terus diperbaharui setiap 3 bulan sekali.

Dijelaskan dia, masa berlaku KTLD yang ia miliki mulai tanggal 26 November 2018 hingga 26 Februari 2019.

"Dalam setiap mengeluarkan KTLD itu dipungut biaya 100 ribu. Apabila terjadi keterlambatan atau masa berlaku kartu kadaluwarsa, akan dikenakan denda tersendiri untuk itu," terangnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (5/12/2018).

Diungkapkan dia, pendataan duktang ini dilakukan secara door to door ke setiap pintu penghuni kost.

Pintu, kata dua, akan terus digedor hingga dipastikan penghuni bangun atau sedang tidak berada di tempat.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved