Bali United

Bali United vs Bhayangkara FC, Ucapan Perpisahan Nick van der Velden pada Fans: Dua Musim yang Hebat

Laga ini terasa spesial, selain untuk merebut 3 poin juga dimaknai sebagai laga perpisahan bagi bintang Bali United, Nick van der Velden,

Bali United vs Bhayangkara FC, Ucapan Perpisahan Nick van der Velden pada Fans: Dua Musim yang Hebat
Nick van der Velden. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bali United bakal melakoni laga penutup di Liga 1 2018 kontra tuan rumah Bhayangkara FC, Sabtu (8/12) malam ini.

Laga ini terasa spesial, selain untuk merebut 3 poin juga dimaknai sebagai laga perpisahan bagi bintang Bali United, Nick van der Velden, setelah kontraknya diputus pada akhir musim ini. 

Setelah Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro diputuskan kontrak kerja sebelum lawan Persija Jakarta, 2 Desember lalu, terbaru kabarnya gelandang asal Belanda Nick van der Velden juga sudah diputus kontrak oleh manajemen.

Kabar ini dihimpun Tribun Bali dari internal manajemen Bali United. Manajemen telah memanggil VDV dan menyampaikan kontrak dirinya tidak akan diperpanjang lagi.

"VDV dipanggil siang kemarin. Dan manajemen Bali United menyampaikan ke dia finish di Bali United," kata sumber internal Bali United kepada Tribun Bali, Jumat (7/12) siang.

Kontrak pemain berusia 37 tahun ini memang habis per 31 Desember 2018. Sebanyak 13 pemain Bali United lainnya juga akan habis kontrak pada akhir tahun ini.

VDV bersama Bali United dua musim. Musim lalu ia dan rekannya nyaris menjuarai Liga I Indonesia 2017. Torehan poin Bali United 68, sama seperti Bhayangkara FC yang menjadi juara.

Sempat kontraknya diputus di akhir musim 2017, manajemen akhirnya kembali mendatangkan VDV di awal musim 2018 setelah gagal dapatkan para “singa” buruannya.

Musim ini, VDV telah mencetak 13 asis dan tiga gol untuk Bali United. Ia masih menjadi andalan di lini tengah atau depan.

Berbagai spekulasi muncul mengapa VDV diputus kontrak. Sebagian menilaii faktor usia dan imbas kedatangan pelatih asing baru yang membawa gerbong pemain asing yang baru.

Dan, laga melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, malam ini pun menjadi penampilan terakhir VDV bersama Serdadu Tridatu. Tentu perpisahan mantan pemain AZ Alkmaar akan terasa istimewa jika Bali United mampu mengalahkan BFC yang jadi rivalnya. 

VDV pun menyampaikan perpisahan dirinya dengan Bali United. Ia secara khusus mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kariernya selama di Bali United, terutama para suporter.

“Dengan ini saya mengumumkan jika pada akhir musim ini saya akan meninggalkan Bali United setelah dua musim yang hebat bersama,” kata VDV.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung karier saya selama di Bali United. Terutama para suporter yang selalu mendukung dengan luar biasa,” imbuhnya.

Selain VDV, pemain asing Bali United lainnya Mohamadou Ndiaye juga akan melakoni laga perpisahan. Ndiaye kabarnya memilih tidak memperpanjang kontrak kerja di Bali United.

Ia akan usai berbaju Bali United akhir Desember ini. Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Ndiaye memilih fokus kepada keluarga di Perancis.

Buah hati yang baru berusia empat bulan menjadi alasan eks pemain Sriwijaya FC ini pulang ke negaranya. "Ndiaye kabarnya tak ingin perpanjangan kontrak. Ia akan pulang ke Perancis usai Liga," kata sumber internal Bali United, kemarin.

Pelatih Bali United, Eko Purdjianto, pun menyiapkan VDV dan Ndiaye dalam komposisi starting eleven yang akan diturunkan kontra BFC. Keduanya jadi tumpuan di lini belakang dan depan.

Coach Eko menyatakan akan berusaha maksimal merebut poin dari BFC. Pengganti Coach WCP ini ingin menutup liga dengan manis. Targetnya adalah poin dan naik ke peringkat 10 ke atas.

Bali United tanpa striker Ilija Spaso. Mantan pemain BFC ini mengalami cedera. Meski demikian, Eko mengatakan masih ada Melvin Platje yang bisa bermain sebagai target man dalam formasi 4-2-3-1. "Spaso cedera, tapi kami masih punya Melvin Platje," ujarnya.

Bomber asal Belanda ini akan didukung tiga kompatriotnya yang juga berdarah Belanda, yaitu VDV, Stefano Lilipaly, dan Irfan Bacdhim.

Kuartet Belanda ini diharapkan bisa jadi senjata pamungkas untuk membobol gawang BFC. Dengan kekuatan dua asing dan dua naturalisasi di depan, Coach EP pun optimistis bisa meraih poin.

Eko mengatakan, BFC tim kuat. Tapi pemain Bali United akan berusaha tampil maksimal. Apalagi tim hanya hanya minus Spaso.

EP juga membuka ruang bagi pemain lokal untuk tampil malam ini. Namun ia belum menentukan siapa saja. "Kita lihat nanti, apakah pemain yang reguler atau yang jaran bermain akan dimainkan," katanya.

Bek Bali United, Made Andhika Wijaya, juga menyatakan siap tampil maksimal dan bertekad bangkit dari keterpurukan. “Semoga bisa meraih tiga poin di kandang Bhayangkara FC,” kata Andhika, sembari menyatakan masih ingin melanjutkan kontraknya di Bali United hingga dua tahun ke depan.

Bali United memiliki catatan yang kurang baik saat bertemu BFC. Tiga laga terakhir kedua tim, pertandingan selalu dimenangkan oleh tim asuhan Simon McMenemy.

Karena itu, publik Bali sangat berharap Serdadu Tridatu bisa mengakhiri rekor buruk itu. Meski hasil laga ini tak menentukan, namun fans Bali menginginkan kemenangan untuk kali pertama atas BFC.

Maklum, tim milik Polri inilah satu-satunya tim yang belum bisa dikalahkan Bali United. Terlebih lagi, gelar Bali United musim lalu “dicuri” BFC.

Namun demikian, BFC juga tak akan melepas laga ini begitu saja. Juara bertahan ini masih berambisi finis di posisi ketiga.

“Bagi kami, laga terakhir ini adalah tetap sangat penting, Tetap ingin kejar posisi ketiga di klasemen akhir,” ujar Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, saat jumpa pers, kemarin.

Pelatih yang menjadi incaran manajemen Bali United ini mengatakan, pemainnya wajib fokus untuk memetik poin penuh dari Serdadu Tridatu.

Skuat berjulukan The Guardians ini sekarang berada di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 50 poin. BFC hanya berselisih satu poin dari Persib Bandung yang menempati peringkat ketiga klasemen Liga 1 2018.

Bhayangkara bisa saja menggeser Persib andai mampu mengalahkan Bali United. Tetapi, skuat asuhan Simon Mcmenemy masih harus berharap pada hasil minor Persib kontra Barito Putera yang digelar bersamaan malam ini di Stadion Kapten Dipta, Gianyar.

Tim peringkat ketiga berpeluang untuk menembus Piala AFC 2019 dengan syarat juara Liga 1 2018 bisa lolos ke fase grup Liga Champions Asia 2019. (rik/bolasport)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved