Bencana Tanah Longsor di Gianyar

Keluarga Sesalkan Pengembang Perumahan, Begini Kondisi Terkini Made Oktara Korban Longsor di Gianyar

Salah seorang perwakilan keluarga besar Made Oktara, yakni Putu Arianta (39), menyampaikan bahwa sampai saat ini pihak keluarga masih tidak menyangka

Keluarga Sesalkan Pengembang Perumahan, Begini Kondisi Terkini Made Oktara Korban Longsor di Gianyar
Tribun Bali / Busrah Hisyam Ardans
Ni Nyoman Martini (53) menceritakan detik-detik kejadian tanah longsor yang merobohkan rumahnya, Sabtu (8/12/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nuansa duka kemarin masih menyelimuti sanak keluarga besar korban longsor Made Oktara Dwipaguna dan anak-istrinya di Perumahan Taman Beji Jalan Pratu Made Rambug 4 Banjar Sasih Desa Batubulan, Gianyar, Sabtu (8/12) lalu.

Salah seorang perwakilan keluarga besar Made Oktara, yakni Putu Arianta (39), menyampaikan bahwa sampai saat ini pihak keluarga masih tidak menyangka anggota keluarganya berpulang secara tiba-tiba.

Baca: Kronologi Lengkap Tragedi Tanah Longsor di Banjar Sasih Gianyar, Saksi: Kondisinya Sudah Parah

Baca: Tulisan Tangan Korban Selamat Dalam Musibah Tanah Longsor di Gianyar, Made Oktara: Terima Kasih

Apalagi dalam musibah ini langsung merenggut keempat anggota keluarga sekaligus.

"Apalagi anak-anaknya masih kecil-kecil semua. Tapi ya mau bagaimana lagi sudah suratan takdir kayak gini. Padahal, mereka baru tinggal kembali di Bali belum lama ini," tutur Arianta saat ditemui Tribun Bali di depan kamar jenazah Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Minggu (9/12).

Seperti diberitakan Tribun Bali sebelumnya, sebuah rumah di Gang Taman Beji IV, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, longsor ke dasar sungai pada Sabtu (8/12) sekitar pukul 06.30 Wita,

Saat kejadian, di dalam rumah yang berdiri tepat di sempadan jurang sungai itu ada lima orang.

Mereka adalah Made Oktara Dwipaguna (30) bersama istri dan tiga anaknya.

Akibat rumah longsor ke jurang sungai itu, lima orang tersebut tertimbun material bangunan.

Made Oktara bisa diselamatkan nyawanya namun mengalami luka parah.

Sedangkan istrinya NI Made Lintang Ayu Widmerti (31) dan tiga anaknya Ni Putu Deta Via Larasati (6), Ni Made Adin Radita Paguna (3) dan Nyoman Ali Anggara Paguna (2) tewas dalam musibah itu.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved