Bencana Tanah Longsor di Gianyar

Keluarga Sesalkan Pengembang Perumahan, Begini Kondisi Terkini Made Oktara Korban Longsor di Gianyar

Salah seorang perwakilan keluarga besar Made Oktara, yakni Putu Arianta (39), menyampaikan bahwa sampai saat ini pihak keluarga masih tidak menyangka

Keluarga Sesalkan Pengembang Perumahan, Begini Kondisi Terkini Made Oktara Korban Longsor di Gianyar
Tribun Bali / Busrah Hisyam Ardans
Ni Nyoman Martini (53) menceritakan detik-detik kejadian tanah longsor yang merobohkan rumahnya, Sabtu (8/12/2018) 

"Mungkin hari Rabu (11/12) nanti baru bisa kita bawa untuk proses ngaben," jelasnya.

Rencana pihak keluarga akan mengaben atau mengkremasi jenazah di Krematorium Santha Yana, Cekomaria, Peguyangan, Denpasar Utara.

Sementara itu, Made Oktara, satu-satunya korban selamat, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUP Sanglah Denpasar.

"Hingga kini, keluarga juga belum ada yang bisa menjenguk. Masih proses pemulihan setelah operasi. Belum boleh dijenguk, ini kita semua dari keluarga jaga bergilir," jelas Arianta.

Seperti diketahui, Made Oktara menjalani operasi akibat luka abdomen alias luka pada bagian perut hingga membuat kondisinya sempat kritis.

Luka abdomen ini berupa pendarahan cukup serius akibat tertimpa benda tajam. "Katanya ada banyak patah tulang di leher dan kaki. Perut dan kaki juga ada ketusuk besi. Ya semoga dia cepat pulih," harap Arianta.

Dikatakan Kasubbag Humas RSUP Sanglah, Ketut Dewa Kresna, bahwa kondisi Made Oktara kini mulai stabil. Dia tengah dalam proses pemulihan intensif di ruang ICU.

"Nanti setelah kondisi membaik, operasi fracture (patah) akan dilanjutkan," ungkap Dewa Kresna saat dihubungi Tribun Bali tadi malam.(azm) 

Simak video selengkapnya di bawah ini: 

Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved