Kepala BBPOM Denpasar Imbau Masyarakat Tak Beli Kosmetik Via Online

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengimbau masyarakat tak membeli kosmetik via online

Kepala BBPOM Denpasar Imbau Masyarakat Tak Beli Kosmetik Via Online
Tribun Bali/I Putu Supartika
Hasil pengamanan kosmetik berbahaya maupun tanpa izin oleh BBPOM Denpasar, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengimbau masyarakat tak membeli kosmetik via online.

Selain itu, juga tak membeli kosmetik yang dijajakan door to door ke rumah-rumah.

"Masyarakat jangan beli via online atau door to door ke rumah-rumah. Belilah di sarana atau toko resmi sehingga jika ada permasalahan bisa ditelusuri," kata Aryapatni di kantornya, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, masyarakat kebanyakan masih tergiur oleh iklan kulit putih atau wajah berseri sehingga masih banyak kosmetik ilegal maupun berbahaya masih bisa diperjualbelikan.

Bahkan, tak hanya produk lokal yang berbahaya, beberapa kosmetik tersebut juga merupakan produk impor.

"Impor juga ada semisal dari Korea. Dari penelusuran di importir kami tidak temukan. Yang menjual adalah pengecer dengan sistem beli putus. Korek ke penjual mereka bilang sumbernya Jakarta dan Surabaya," imbuhnya.

Jika penjual kosmetik berbahaya maupun tanpa izin ini masih membandel, maka pihaknya akan melanjutkan ke jalur hukum dan melakukan penutupan.

"Kami lalukan penutupan dan pelakunya kena hukum. Saat ini ada enam sarana kosmetik di Bali yang diajukan ke pengadilan," paparnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved