Cok Ace Sebut Upaya Sales Mission ke China Sukses dan Sangat Positif

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) melakukan upaya sales mission ke China utamanya di Beijing dan Shanghai

Cok Ace Sebut Upaya Sales Mission ke China Sukses dan Sangat Positif
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Wagub Cok Ace saat hadir dalam acara Simposium Suksma Bali 'Bali Meets Supporters'' di Gedung Wiswa Sabha Utama Mandala Kantor Gubernur Bali pada Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) melakukan upaya sales mission ke China utamanya di Beijing dan Shanghai.

Sales mission di dua kota tersebut, seperti yang diberitakan melalui laman Tribun Bali pada 6 Desember 2018, dihadiri oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, diwakili Ngurah Putra; Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Ardana Sukawati; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Yuniartha Putra; Konjen RI untuk Shanghai, Siti Nugraha Mauludiah; Ketua Asita Bali, Ketut Ardana; Ketua PATA, IB Sidharta Putra; dan disambut baik segenap pihak agen pariwisata di China.

“Acara ini dilaksanakan untuk memromosikan Bali, dan meningkatkan kunjungan wisatawan China ke Pulau Dewata dengan memperkenalkan perusahaan white list yang bisa mengakomodir wisatawan dengan sangat baik,” jelas Ketua Bali Tourism Board, IB Agung Partha Adnyana, Kamis (6/12/2018).

Wagub Cok Ace saat ditemui Tribun Bali pada Rabu (12/12/2018) kemarin, usai membuka Simposium Suksma Bali menjelaskan hasil dari upayanya tersebut sukses dan hasilnya sangat positif.

"Sangat positif," ujar Bupati Gianyar periode 2008-2013 ini.

Dijelaskan oleh Cok Ace bahwa yang paling penting dalam sales mission tersebut adalah memberikan pemahaman kepada pelaku pariwisata di China terkait pariwisata murah.

Cok Ace menjelaskan bahwa pariwisata murah tersebut sebenarnya merugikan wisatawan karena tidak bisa melihat Bali secara utuh.

Apalagi, kata Cok Ace, ternyata wisatawan yang berkunjung ke Bali dengan paket wisata murah itu justru menghabiskan uang lebih banyak daripada yang seharusnya dibayarkan.

"Mereka membeli produk-produk.yang ada di negaranya di Bali. Sekarang kita terangkan kepada mereka. Astungkara tanggal 13 besok (hari ini) sudah ada penerbangan lagi," jelasnya.

Tak hanya pada saat itu, pada tanggal 16 Desember 2018 juga akan ada penerbangan dari Hongkong yang baru dibuka dengan harga ¥ 5.080 atau sekitar Rp 11 juta dan sudah sold out. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved