1.000 Bibit Mahoni Hasil Pembibitan Napi Diserahkan ke DLHK Denpasar

Sebanyak 1.000 bibit pohon mahoni diserahkan pihak Lapas kelas II A Kerobokan, Badung, Bali kepada DLHK Kota Denpasar

1.000 Bibit Mahoni Hasil Pembibitan Napi Diserahkan ke DLHK Denpasar
Humas Pemkot Denpasar
Penyerahan 1.000 bibit pohon mahoni oleh Lapas Kelas II A Kerobokan kepada DLHK Kota Denpasar, Kamis (14/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 1.000 bibit pohon mahoni diserahkan pihak Lapas kelas II A Kerobokan, Badung, Bali kepada DLHK Kota Denpasar.

Bibit mahoni ini merupakan hasil pembibitan dari para narapidana.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kalapas kelas II A Kerobokan, Tony Nainggolan yang diterima Kabid Tata Lingkungan DLHK Kota Denpasar, I Nyoman Agus Mahardika pada Kamis (13/12/2018).

Menurut Tony, penyerahan 1.000 bibit pohon mahoni ini merupakan wujud kepedulian Lapas Kerobokon terhadap lingkungan.

"Setiap harinya para napi kami didik untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat, salah satunya adalah pembibitan pohon ini, yang nantinya disumbangkan ke seluruh Bali untuk ditanam sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan," kata Tony.

Kabit Tata Lingkungan DLHK Kota Denpasar, I Nyoman Agus Mahardika mengatakan seluruh bibit pohon ini akan ditanam di lingkungan Kota Denpasar serta didistribusikan ke desa atau lurah di wilayah Denpasar.

"Sehingga penghijauan menjadi merata sebagai upaya mendukung gerakan 1 miliar pohon yang dicanangkan pemerintah pusat," kata Mahardika.

Menurut Agus, dengan melaksanakan penghijauan ini tentu memiliki fungsi yang sangat banyak, seperti menciptakan kantong oksigen serta menjaga siklus fotosintesis yang mampu mengurangi karbondioksida dan meminimalisir efek gas rumah kaca.

"Kami di Pemkot Denpasar terus berupaya memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam bidang peduli lingkungan, sehingga dengan adanya gerakan bersama upaya dalam mengatasi permasalahan lingkungan dapat dimaksimalkan, karena pohon tidak hanya penting bagi alam, melainkan penting juga bagi keberlanjutan hidup manusia," tandasnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved