Breaking News:

Dukung Indonesia Bersih, BI Serahkan Mesin Pelet Sampah ke Desa Paksebali

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, memberikan mesin pelet vertikal ke Desa Paksebali

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Deputi Kepala Perwakilan KpwBI Bali, Azka Subhan A., bersama Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta. 

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, mengatakan ada sekitar 12 alat TOSS.

Dia berharap TOSS desa ini akan bisa sampai 100 persen.

Bahkan, kini Klungkung mendapatkan permintaan 3,5 ton pelet per hari, untuk PLTD yang ada di Jeranjang.

Sementara di Klungkung membutuhkan 800 kg pelet per hari.

“Sekarang belum bisa dipenuhi karena alatnya belum memadai. Sehingga diperlukan edukasi kepada petugas yang ada di masing-masing desa untuk prosesnya. Sebab hasil yang besar harus datang dari proses,” jelasnya.

Saat ini TOSS hanya bisa menghasilkan sekitar 500 gg per hari dari mesin yang ada.

Suwirta mengatakan TOSS membantu menciptakan lingkungan bersih.

I Made Mustika, Ketua Bumdes Desa Paksebali, mengatakan salah satu unit usaha BUMDes adalah pengolahan sampah.

Prosesnya, sampah diambil dari depan rumah warga diangkut petugas dan dipilah organik-non organik.

Setelah itu, sampah yang masih mentah dicacah lalu dikeringkan atau dipiyem (fermentasi), setelah 2-3 bisa dicacah menjadi rabuk dengan diayak dulu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved