Survei Penyuluh Bahasa Bali: 45,32 Persen Masyarakat Bali Tidak Mengenal Lontar

Penyuluh Bahasa Bali melakukan pemetaan eksistensi bahasa Bali dengan melakukan survei dengan mengajukan kepada masyarakat yang ada di wilayah desa

Survei Penyuluh Bahasa Bali: 45,32 Persen Masyarakat Bali Tidak Mengenal Lontar
Tribun Bali/I Putu Supartika
Ilustrasi lontar. Bagaimana peruntungan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyuluh Bahasa Bali melakukan pemetaan eksistensi bahasa Bali dengan melakukan survei dengan mengajukan kepada masyarakat yang ada di wilayah desa atau kelurahan di Bali.

Melalui hasil pemetaan selama satu tahun, penyuluh bahasa Bali sudah mewawancarai masyarakat secara mendalam sebanyak 51.513 orang.

Dalam laporan hasil kinerja penyuluh bahasa Bali tahun 2018 dijelaskan bahwa jumlah tersebut sudah diklasifikasikan sesuai dengan jenjang usia, dari remaja, dewasa dan orang tua untuk menjadi sasaran untuk diwawancarai.

Total ada sebanyak 11 topik yang terdiri atas bahasa sebanyak empat topik, sastra tiga topik dan aksara empat topik.

Dari semua topik tersebut terdapat satu topik untuk mengetahui masyarakat terkait pengetahuannya terhadap lontar.

Hasilnya pun cukup mengagetkan yakni dari  51 ribu lebih masyarakat yang diwawancarai, terdapat 23.182 orang atau 45,32 persen tidak mengenal lontar.

Sedangkan 18.857 orang atau 36,86 persen mengatakan tahu sedikit-sedikit mengenai lontar tersebut dan yang mengakui mengetahui atau mengenal hanya sebanyak 9.114 orang atau 17,82 persen.

Koordinator Penyuluh Bahasa Bali, I Nyoman Suka Ardiyasa mengatakan bahwa survei ini memang riil dilakukan untuk pemetaan eksistensi bahasa Bali.

Penyuluh Bahasa Bali setiap minggunya wajib mendatangi 10 keluarga yang ada di desanya masing-masing sembari melakukan pembinaan.

"Nah temuannya seperti yang disampaikan tyang di dalem itu. Memang ada beberapa yang kondisinya rendah," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved