Terlibat Jaringan Narkotik Afrika, Onny Dituntut 17 Tahun Penjara

Soenartono Rachmanto dituntut 17 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum karena dinilai terbukti bersalah terlibat jaringan narkotik Ghana, Afrika

Terlibat Jaringan Narkotik Afrika, Onny Dituntut 17 Tahun Penjara
Tribun Bali/Putu Candra
Soenartono Rachmanto alias Onny usai menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis (14/12/2018). Ia dituntut 17 tahun penjara, karena terlibat jaringan narkotik Afrika. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Soenartono Rachmanto alias Onny (43) dituntut 17 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (13/12/2018), di Pengadilan Negeri Denpasar.

Pria yang masih berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan perkara narkotik ini dinilai terbukti bersalah terlibat jaringan narkotik Ghana, Afrika.

Terhadap tuntutan jaksa itu, terdakwa melalui tim penasihat hukumnya akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

"Terima kasih Yang Mulia. Atas tuntutan ini, kami akan mengajukan pedoi tertulis. Mohon waktu," ujar Agus Suparman selaku anggota penasihat hukum kepada majelis hakim pimpinan IGN Partha Barghawa.

Untuk itu, sidang pun ditunda dan akan kembali digelar pekan depan, mengagendakan pembacaaan nota pembelaan.

Sementara dalam surat tuntutan yang dibacakan Jaksa Dewa Narapati mewakili Jaksa I Made Lovi Pusnawan menyatakan, terdakwa dinilai secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotik, sebagaimana dakwaan primair.

Disebutkan, terdakwa telah melakukan percobaan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotik dan prekursor narkotik, dengan tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar.

Atau menyerahkan narkotik golongan I, beratnya melebihi 5 gram.

Atas perbuatan itu, Onny dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Menuntut, supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana kepada Soenartono Rachmanto alias Onny dengan pidana penjara selama 17 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan. Dan denda Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara," tegas Jaksa Dewa Narapati.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved