Desa di Buleleng Ini Rancang Pararem Narkoba, 3 Hukuman Adat Ancam Krama Jika Divonis Salah

Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, kini sedang merancang pararem untuk pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika

Desa di Buleleng Ini Rancang Pararem Narkoba, 3 Hukuman Adat Ancam Krama Jika Divonis Salah
Tribun Bali/Dwi Suputra
Info grafis perang terhadap narkoba 

-Perarem disusun sebab Desa Kerobokan menjadi destinasi wisata di Buleleng

-Ini sebagai antisipasi sebab destinasi wisata rentan jadi sasaran peredaran narkoba

-Dalam rancangan perarem, terdapat sanksi berupa denda bagi krama yang diputus bersalah di pengadilan karena terlibat narkotika

-Tiga jenis sanksi yang mengancam warga yang divonis bersalah kasus narkoba

1. Sanksi ringan : hukuman di bawah 5 tahun. Wajib melaksanakan pacaruan eka sata di catus pata

2. Sanksi sedang : hukuman di atas 5 tahun. Warga wajib melaksanakan pecaruan manca sata di catus pata dengan tambahan sanksi beras sebanyak 1 kg dikalikan jumlah krama mipil

3. Sanksi adat berat : hukuman di atas 10 tahun. Selain melaksanakan pecaruan manca sata, Warga juga harus memberikan beras sebanyak 1 kg kepada seluruh krama desa pakraman.

-Jumlah penduduk di Desa Kerobokan sebanyak 2.850 jiwa

-Bagi krama yang membangkang tidak akan mendapat pelayanan adat maupun dinas

-Aturan ini berlaku untuk baik krama mipil, krama tamiu, tamiu, hingga prajuru

- Pararem narkotika akan segera digarap (*) 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved